BaliBeritaDaerahDenpasarPemerintahanPendidikan

Diah Werdhi Srikandi Apresiasi 453 Tim dan 1.812 Peserta Ramaikan Lomba Karya Tulis Bulan Bung Karno Bahas Masa Depan Bali 100 Tahun

Jbm.co.id-DENPASAR | Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi W.S, S.E., M.M., mengapresiasi tingginya antusias peserta dalam lomba karya tulis serangkaian Bulan Bung Karno 2026, dengan mengambil tema “Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125”.

Lomba karya tulis menjadi salah satu kegiatan yang paling banyak diminati dalam 17 lomba yang digelar DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.

Diah Werdhi Srikandi yang mengkoordinir kegiatan tersebut menyebutkan sebanyak 453 tim ikut ambil bagian dalam lomba karya tulis. Jika dihitung berdasarkan jumlah anggota, terdapat sekitar 1.812 peserta yang terlibat dengan ketentuan satu tim minimal terdiri dari tiga orang.

Menariknya, karya-karya peserta dinilai oleh 20 dewan juri yang berasal dari kalangan Profesor, Doktor dan Profesional.

“Itu sangat luar biasa peminatnya dan ide gagasan ilmiah peserta sangat bagus dan menarik,” kata Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi W.S, S.E., M.M., yang juga Kelompok Ahli Pembangunan Gubernur Bali Bidang Perempuan dan Anak di Denpasar, Senin, 29 Juni 2026.

Menurut Diah Werdhi Srikandi, lomba tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi masyarakat khususnya generasi muda untuk menuangkan gagasan mengenai arah pembangunan Bali di masa depan.

Juara 1 Kategori Umum diraih tiga peserta dari Kota Denpasar, yaitu:

1. Dr. I Wayan Windi Artha, S.Ked.
2. I Made Suyun Yustika, S.IKom.
3. Agus Mahendra Saputra, S.Psi.,M.A.CCP

Mereka mengangkat judul “Usada Ning Taksu: Transformasi Digital Pelestarian dan Pendayagunaan Usada Berbasis Website melalui Sinergi Penta Helix Guna Mendukung 100 Tahun Bali Era Bali”.

Sementara itu, Juara 1 Kategori Siswa/Mahasiswa diraih 5 peserta dari Universitas Udayana (Unud), yaitu:

1. Komang Keysa Kushi Pratiwi
2. I Gusti Ayu Aish Sahwahitha
3. Samuel Meilandri Keisya Patah
4. Kadek Vandi Natha Lesmana
5. Ni Putu Ratna Meidayanti

Mereka mengambil judul “Yowana Mangrove Raksa: Sinergi Digitalisasi Sagara Raksa dan Modalitas Adat dalam Transformasi Restorasi Mangrove Berbasis Komunitas”.

Lebih lanjut, Diah Werdhi Srikandi menjelaskan Bulan Bung Karno 2026 yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali mengusung tema “Setialah Kepada Sumbermu” dengan sub tema: “Kekuatan Kita Harus Tetap Bersumber kepada Kekuatan Rakyat, Tetap Apinya Semangat Rakyat”.

Tema tersebut, kata dia, memiliki makna agar seluruh elemen masyarakat tetap menjadikan kekuatan rakyat sebagai sumber perjuangan, menjaga semangat gotong royong, nasionalisme dan kerja nyata.

Diah Werdhi Srikandi juga menegaskan pentingnya memahami nilai perjuangan Bung Karno sebagai Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Bapak Bangsa, sekaligus pemimpin visioner yang mampu menyatukan bangsa dalam keberagaman.

“Beliau bukan hanya seorang orator ulung, tetapi juga seorang pemikir besar yang melahirkan Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup bangsa Indonesia,” kata Diah Werdhi Srikandi.

Diah Werdhi Srikandi menilai ajaran Bung Karno tentang Trisakti masih relevan dalam pembangunan saat ini, yakni berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Bagi Diah Werdhi Srikandi, meneladani Bung Karno bukan hanya dengan mengenang sejarah, tetapi dengan menerapkan nilai perjuangan melalui pengabdian kepada rakyat, menjaga persatuan, merawat budaya dan membangun bangsa dengan semangat gotong royong.

“Seperti pesan Bung Karno, yaitu JASMERAH berarti Jangan Sekali-Kali Meninggalkan Sejarah, karena dari sejarah kita menemukan jati diri dan arah masa depan bangsa,” tegasnya. (ace).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button