
Jbm.co.id-BADUNG | Kegiatan Yoga Bersama lintas generasi menjelang puncak peringatan Hari Yoga Internasional atau International Yoga Day (IYD) 2026 di Kawasan Puri Puncak Bangsal, Gaji, Dalung, Badung, Sabtu, 20 Juni 2026.
Mengusung semangat “Yoga for Healthy Ageing” atau “Yoga untuk Penuaan Sehat”, kegiatan ini menghadirkan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga lansia, dengan latar belakang agama, organisasi, dan suku bangsa yang beragam.
Suasana Puri Puncak Bangsal yang asri dengan udara sejuk dan kicauan burung semakin mendukung kegiatan yang berlangsung damai tersebut. Sejak pukul 08.00 Wita, pelataran kawasan Monumen Perjuangan Bangsal telah dipenuhi matras yoga.
Peserta mengikuti gerakan yoga yang dipandu tim instruktur Dhyan Foundation. Gerakan tersebut dimodifikasi agar aman dilakukan oleh seluruh kelompok usia, sekaligus memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan ketenangan pikiran.
Kegiatan yoga bersama ini diselenggarakan oleh Dhyan Foundation bersama Media Online Atnews dan Monumen Perjuangan Bangsal, serta mendapat dukungan dari Dewan Harian Daerah Angkatan 45 (DHD 45) Provinsi Bali.
Selain yoga bersama, panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah serta konsultasi gizi khususnya bagi lansia.
Perwakilan Monumen Perjuangan Bangsal, Bagus Rai Kusumayudha menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna lebih luas sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat.
“Perjuangan hari ini adalah menjaga badan tetap sehat dan pikiran tetap jernih. Puri Puncak sebagai ruang publik hijau harus hidup dengan aktivitas yang membangun jiwa dan raga,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DHD 45 Provinsi Bali, Bagus Ngurah Rai, menilai nilai-nilai perjuangan memiliki keterkaitan dengan filosofi yoga.
“Disiplin, ketahanan, dan harmoni. Itu yang diajarkan para pejuang, dan itu pula yang dilatih dalam yoga,” kata Bagus Ngurah Rai didampingi Dirut Arnews I Wayan Artaya.
Dalam kesempatan tersebut, Bagus Rai Kusumayudha dan Bagus Ngurah Rai juga menyerahkan cendera mata kepada Mahima, perwakilan Dhyan Foundation, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mengembangkan gerakan yoga komunitas di Bali.
Apresiasi juga disampaikan Asops Kasmenwa Ugrasena, Dharma Putra, dan Sitam Koordinator Agung Wilis Mengwi yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengapresiasi penyelenggaraan yoga ini. Sifatnya universal, tidak menyekat agama maupun golongan. Justru inilah wujud nyata persatuan dan kesehatan sebagai modal bela negara, ” kata Dharma Putra.
Mahima dari Dhyan Foundation menyampaikan rasa terima kasih atas kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan tersebut.
“Yoga adalah hadiah Ilahi untuk dunia, dan Bali merawatnya dengan ketulusan. Semoga napas damai dari Puri Puncak ini menjalar ke seluruh Nusantara,” tuturnya.
Salah satu peserta, Korps Menwa Ugracena Asisten Operasional dan Pendidikan I Putu Dharma Putra Adnyana Kesan, mengaku merasakan manfaat yoga terhadap kondisi tubuhnya.
“Awalnya saya memiliki hitungan nafas dan keseimbangan tubuh yang kurang bagus. Setalah melakukan yoga, pola nafas lebih tenang,” bebernya.
Ia menambahkan, yoga membuat keseimbangan tubuh menjadi lebih baik, menghadirkan ketenangan, serta membantu tubuh lebih rileks.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan meditasi bersama selama 10 menit menghadap matahari pagi.
Hari Yoga Internasional ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Resolusi 69/131 tahun 2014 atas usulan Perdana Menteri India Narendra Modi. Peringatan setiap 21 Juni dipilih karena bertepatan dengan titik balik matahari musim panas yang dimaknai sebagai simbol cahaya dan kesadaran.
Selain kegiatan di Puri Puncak Bangsal, perayaan Hari Yoga Internasional ke-12 juga akan digelar oleh Konsulat Jenderal India dan Pusat Kebudayaan Swami Vivekananda (SVCC) Bali bersama ITDC The Nusa Dua pada Minggu, 21 Juni 2026 di Peninsula Island, Kawasan The Nusa Dua-ITDC, Badung, Bali. (ace).



