Dewa Anom Darmawan Pimpin DPD FBN RI Klungkung Fokus Perkuat Bela Negara dan Ketahanan Budaya

Jbm.co.id-KLUNGKUNG | Dewa Anom Darmawan resmi terpilih sebagai Ketua DPD Forum Bela Negara Republik Indonesia (FBN RI) Kabupaten Klungkung dalam Musyawarah Daerah (Musda) di Aula Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Minggu 24 Mei 2026.
Terpilihnya Dewa Anom Darmawan melengkapi proses Musda DPD FBN RI Kabupaten/Kota se-Bali yang telah digelar untuk memilih jajaran ketua, sekretaris, dan bendahara organisasi.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Klungkung Made Satrya yang diwakili Asisten I Setda Klungkung Ni Made Sulistiawati, S.H., M.H., menegaskan bahwa bela negara merupakan tanggung jawab seluruh warga negara dan tidak hanya berkaitan dengan urusan militer.
“Bela negara adalah hak sekaligus kewajiban konstitusional bagi setiap warga negara. Forum Bela Negara diharapkan mampu mempersiapkan dan mentransformasikan kekuatan pertahanan negara melalui tekad, sikap, dan perilaku warga negara yang dijiwai kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, rasa cinta tanah air, kesetiaan terhadap Pancasila, serta semangat rela berkorban harus menjadi pondasi utama organisasi dalam menjalankan program kerja.
Ia juga berharap ketua terpilih memiliki integritas, kapabilitas, dan komitmen untuk ngayah secara tulus demi kepentingan masyarakat dan daerah.
Selain itu, Forum Bela Negara diharapkan aktif memberikan edukasi kebangsaan kepada generasi muda dan bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mendukung pembangunan di Kabupaten Klungkung.
“Bela negara bukan sekedar bicara angkat senjata, kedepan Forum Bela Negara harus menjadi mitra strategis penerintah dalam memperkuat ketahanan nasional dari tingkat daerah,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPW FBN RI Bali I.B. Putu Parta SE., SH., mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat nilai-nilai Pancasila serta UUD 1945 sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Sikap dan perilaku sehari-hari harus mencerminkan nilai-nilai luhur perjuangan, jiwa kebangsaan, dan nilai Pancasila,” paparnya.
Ia juga menilai Klungkung memiliki kekuatan budaya yang dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan nasional di Bali.
“Nilai-nilai budaya ini adalah instrumen untuk menumbuh kembangkan ketahanan nasional melalui ketahanan nilai-nilai budaya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, I.B. Parta menyampaikan bahwa seluruh Musda DPD FBN RI Kabupaten/Kota se-Bali telah rampung dilaksanakan. Selanjutnya, organisasi akan melaksanakan pelantikan dan Rakerwil guna mengoptimalkan program kerja FBN RI Bali.
Ia menegaskan pentingnya menumbuhkan jiwa nasionalisme sesuai amanat Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 30 ayat 1 UUD 1945.
“Oleh karena itu, kita harus menumbuhkembangkan sikap dan jiwa nasionalisme guna membangkitkan kesadaran bela negara,” tegasnya.
Disisi lain, Dewan Penasehat Bidang Hukum DPP FBN RI sekaligus Koordinator Wilayah Bali-NTB, Ida Bagus Putu Mdeg, SH., MH., mengatakan tantangan terhadap kedaulatan bangsa kini semakin kompleks dan tidak lagi bersifat konvensional.
“Bela negara mencakup kesadaran berbangsa dan bernegara, setia pada pancasila, serta tekad menjaga keutuhan NKRI, dalam situasi global yang dinamis dan penuh ketidakpastian, dan ancaman terhadap kedaulatan bangsa tidak lagi bersifat konvensional,” tegasnya.
Ia menyebut ancaman seperti radikalisme, terorisme, perang siber, krisis energi, krisis pangan, hingga bencana alam dan pandemi membutuhkan kesiapsiagaan nasional secara menyeluruh.
Menurutnya, kekuatan bangsa tidak hanya ditentukan modernisasi alat utama sistem persenjataan, tetapi juga ketangguhan moral, mental, dan spiritual masyarakat.
Musda DPD FBN RI Klungkung ini diharapkan menjadi langkah awal konsolidasi organisasi periode 2026-2031 sekaligus memperkuat penanaman nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. (ace).



