Pendakwah KH Mahmud: “Bukan Usaha Kita yang Menyelamatkan, Tapi Cinta dan Pertolongan Allah”
"Manusia sering lupa bahwa di balik setiap kesabaran, ada pertolongan Allah yang terus mengalir tanpa disadari"

Pacitan,JBM.co.id- Pendakwah KH Mahmud menyampaikan pesan mendalam tentang hakikat ketahanan manusia dalam menghadapi penderitaan hidup. Ia menegaskan bahwa sering kali manusia merasa mampu bertahan karena kekuatan dan usaha dirinya sendiri, padahal ada kekuatan yang jauh lebih besar yang menopangnya.
“Yang membuatmu mampu bertahan dalam berbagai penderitaan sampai saat ini bukanlah semata-mata usahamu,” ungkap KH Mahmud, Ahad (15/3/2026).
Menurutnya, manusia sering lupa bahwa di balik setiap kesabaran, ada pertolongan Allah yang terus mengalir tanpa disadari.
Ia menjelaskan bahwa perjalanan hidup manusia tidak pernah lepas dari ujian, kesulitan, dan rasa lelah. Namun di balik semua itu, Allah selalu menghadirkan cinta dan pertolongan-Nya yang menjaga manusia agar tetap kuat menjalani kehidupan.
“Yang sebenarnya menjaga kita tetap berdiri sampai hari ini adalah cinta dan pertolongan Allah kepada kita,” lanjutnya.
Karena itu, KH Mahmud mengingatkan umat agar tidak pernah terjebak dalam keputusasaan. Dalam kondisi seberat apa pun, seorang mukmin harus tetap memiliki keyakinan bahwa rahmat Allah selalu lebih luas daripada masalah yang sedang dihadapi.
“Makanya jangan pernah berpikir untuk putus asa. Yakinlah bahwa rahmat Allah Maha luas,” pesannya.
Ia juga menambahkan bahwa kesadaran akan kasih sayang Allah dapat membuat seseorang lebih sabar, lebih bersyukur, dan lebih kuat dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.
Bagi banyak orang, nasihat itu menjadi penguat iman bahwa setiap kesulitan selalu berada dalam pengawasan dan kasih sayang Allah SWT.(Red/yun).




