BeritaDaerahKeagamaanPemerintahanPendidikanPolriSeni BudayaSosial

Kapolres Pacitan Apresiasi Kegiatan Ronthek Gugah Sahur, Ramadhan Berlangsung Kondusif

"Kami sangat mengapresiasi para pegiat ronthek gugah sahur dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga ketertiban. Selama lima malam ini, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif"

Pacitan, JBM.co.id-Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, menyampaikan apresiasi tinggi kepada para pegiat ronthek gugah sahur yang telah menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama lima malam pelaksanaan di Bulan Suci Ramadhan.

Dalam keterangannya pada awak media, Senin (23/2/2026), Kapolres mengungkapkan rasa bangganya atas kedewasaan masyarakat dalam melestarikan budaya khas Pacitan tersebut tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas.

“Kami sangat mengapresiasi para pegiat ronthek gugah sahur dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga ketertiban. Selama lima malam ini, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKBP Ayub.

Menurutnya, ronthek gugah sahur merupakan tradisi turun-temurun yang menjadi identitas budaya masyarakat Pacitan. Tradisi ini bukan sekadar membangunkan sahur, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Kapolres berharap semangat kebersamaan dan persaudaraan terus dijaga hingga akhir Ramadhan. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai guyub rukun serta menghindari potensi gesekan yang dapat merusak suasana ibadah.

“Kami berharap masyarakat tetap guyub rukun dalam melaksanakan budaya khas Pacitan ini. Jangan sampai ternodai oleh pertikaian atau hal-hal yang bisa mengganggu ketenangan selama bulan suci,” tegasnya.

Pihak kepolisian, lanjutnya, akan terus melakukan pengamanan dan patroli rutin guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Ramadhan berjalan dengan aman dan lancar.

Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan tradisi ronthek gugah sahur dapat terus dilestarikan sebagai warisan budaya yang membanggakan, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman warga Pacitan.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button