
Jbm.co.id-BADUNG | Sosialisasi keamanan obat dan makanan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) digelar di Aula Kantor Camat Abiansemal, Kabupaten Abiansemal, Sabtu, 21 Pebruari 2026.
Kegiatan ini menyasar pelaku UMKM dan masyarakat umum guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya memilih produk yang aman dan layak konsumsi.
Sosialisasi ini menekankan bahaya peredaran obat, makanan, dan kosmetik ilegal yang masih ditemukan di pasaran.
Edukasi diberikan secara langsung agar masyarakat lebih cermat sebelum membeli maupun mengonsumsi produk kesehatan.

Ketua Yayasan Tri Murti Nusantara, Ayu Sri Parwati, SE, M.I.Kom., menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah setempat yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.
“Dalam hal ini, kami sangat berterima kasih dan bersyukur kepada Pak Camat yang sudah memfasilitasi tempat untuk kegiatan hari ini,” ucapnya.
Ia menilai sosialisasi BPOM sangat bermanfaat karena masyarakat memperoleh informasi langsung terkait keamanan produk.
“Pada kesempatan hari ini, kita mendapatkan informasi terkait sosialisasi BPOM, dan ini sangat luar biasa untuk masyarakat,” ujarnya.
Selain mendukung kegiatan edukasi, Yayasan Tri Murti Nusantara juga menghadirkan layanan pengobatan herbal gratis bagi warga kurang mampu sebagai bagian dari misi sosial yayasan.
“Kami di yayasan juga sedang mengadakan pelayanan pengobatan gratis, yaitu herbal, sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang kurang mampu,” jelasnya.
Ia menambahkan pentingnya kolaborasi antara yayasan dengan pemerintah dan DPR agar program sosial dapat berjalan selaras.
“Kita ingin bisa bersinergi dengan pemerintah dan DPR, agar program Yayasan Tri Murti Nusantara ini bisa selaras dan manfaatnya dirasakan lebih banyak masyarakat,” ungkapnya.
Lebih jauh, Ayu Parwati menegaskan visi yayasan untuk membangun generasi yang cerdas secara intelektual dan spiritual.
“Kami ingin mewujudkan generasi yang tidak hanya cerdas secara material dan intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual, agar generasi muda mampu membentengi diri dan menjadi insan yang mandiri serta bertanggung jawab,” terangnya.

Sementara itu, anggota Komisi IX DPR RI, Tutik Kusuma Wardhani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat luas terkait keamanan produk.
“Kami datang ke Kantor Camat Abian Semal untuk memberikan edukasi bahwa saat ini masih banyak beredar makanan, obat, dan kosmetik yang tidak layak konsumsi dan tidak layak edar,” ujarnya.
Menurutnya, masyarakat harus lebih cerdas dalam memilih produk yang aman agar terhindar dari risiko kesehatan.
“Disinilah pentingnya edukasi, agar masyarakat tahu mana makanan dan obat yang aman untuk dikonsumsi, sehingga tidak menyesal di kemudian hari,” tegas Tutik.
Tutik juga mengajak masyarakat untuk menyebarluaskan informasi tersebut agar semakin banyak warga memahami bahaya produk ilegal.
“Saya berpesan kepada Bapak dan Ibu agar membantu kami menyebarluaskan informasi ini, supaya semakin banyak masyarakat paham tentang bahaya produk yang tidak aman,” paparnya.
Kepada pelaku UMKM, ia menekankan pentingnya menjaga standar kebersihan, mutu, dan keamanan produk.
“UMKM harus menyadari bahwa memproduksi makanan itu kebersihan, mutu, dan keamanannya harus benar-benar dijaga sampai dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.
Diakhir kegiatan, ia menyampaikan pesan sederhana tentang gaya hidup sehat. “Hati-hati dalam mengonsumsi obat dan makanan. Kita tentu ingin umur panjang dan hidup sehat, dan itu dimulai dari cerdas memilih makanan yang aman,” pungkasnya.
Melalui sosialisasi BPOM yang disinergikan dengan kegiatan sosial Yayasan Tri Murti Nusantara ini, diharapkan kesadaran masyarakat Abiansemal semakin meningkat dalam menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan melalui pilihan produk yang tepat dan aman. (red).




