Tokoh Pemuda Pacitan Dorong Hesti Suteki Isi Jabatan Kepala BKPSDM
"Bu Hesti pernah lama bertugas sebagai Kepala Bidang Mutasi di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada masanya. Itu menunjukkan bahwa beliau memahami betul dinamika penempatan, promosi, dan pembinaan pegawai"

Pacitan,JBM.co.id- Wacana pengisian jabatan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pacitan yang hingga kini masih kosong mendapat perhatian dari kalangan tokoh pemuda.
Salah satunya datang dari Ki Gondo Mono, yang secara terbuka menyatakan dukungannya apabila Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro, memberikan amanah tersebut kepada Hesti Suteki.
Menurut Ki Gondo Mono, Hesti Suteki yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Pemerintahan dan Kerja Sama dinilai memiliki kapasitas manajerial yang mumpuni, khususnya dalam penataan dan pengelolaan aparatur sipil negara (ASN). Pengalaman panjang Hesti di bidang kepegawaian disebut menjadi modal penting dalam memimpin BKPSDM ke depan.
“Bu Hesti pernah lama bertugas sebagai Kepala Bidang Mutasi di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada masanya. Itu menunjukkan bahwa beliau memahami betul dinamika penempatan, promosi, dan pembinaan pegawai,” ujar Ki Gondo Mono, Selasa (27/1/2026).
Ia menambahkan, BKPSDM memiliki peran strategis dalam memastikan sistem kepegawaian berjalan sesuai prinsip meritokrasi, profesionalisme, serta regulasi nasional. Oleh karena itu, sosok pimpinan yang memahami teknis kepegawaian sekaligus memiliki pengalaman birokrasi dinilai sangat dibutuhkan.
Tak hanya dari sisi pengalaman teknis, Hesti Suteki juga disebut sebagai pejabat alumni Sekolah Tinggi Kepamongprajaan (STK), lembaga pendidikan kedinasan yang dikenal mencetak aparatur pemerintahan dengan pemahaman mendalam mengenai tata kelola pemerintahan, administrasi publik, dan pelayanan masyarakat.
“Beliau juga sudah cukup senior di lingkungan pemerintahan. Dari informasi yang saya peroleh dari sumber internal, Bu Hesti memiliki pengalaman dan kemampuan untuk mengemban amanah sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP),” jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Bupati Pacitan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Harapannya, siapa pun yang nantinya dipercaya menduduki jabatan tersebut dapat memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Pacitan.
“Yang terpenting, jabatan strategis seperti BKPSDM diisi oleh figur yang profesional, berintegritas, dan benar-benar memahami dunia kepegawaian,” pungkasnya.(Red/yun).




