BeritaDaerahPemerintahan

Pacitan Teguhkan Bela Negara, Solidaritas Sosial, dan Spirit Nusantara

Wabup Gagarin: “Di Pacitan, nilai solidaritas bukan sekadar slogan, tetapi telah menjadi jati diri masyarakat. Inilah modal sosial kita untuk menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045"

Pacitan,JBM.co.id-Nuansa kebangsaan terasa kental di halaman pendopo Kabupaten Pacitan, saat Pemerintah Kabupaten Pacitan menggelar upacara peringatan Hari Bela Negara ke-77, Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2025, dan Hari Nusantara, Rabu(24/12/2025).

Upacara ini menjadi momentum reflektif untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan, solidaritas sosial, serta identitas Indonesia sebagai negara kepulauan.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Bupati Pacitan Gagarin membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan bahwa semangat bela negara merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan dan keberlangsungan Republik Indonesia, terutama di tengah dinamika global yang kian kompleks.

Dalam amanat Presiden disebutkan, peringatan Hari Bela Negara tidak bisa dilepaskan dari sejarah berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada 19 Desember 1948. Peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa semangat juang dan persatuan bangsa mampu menjaga Indonesia tetap berdiri, meski dalam kondisi paling genting.

“Ancaman terhadap negara kini tidak lagi bersifat konvensional. Perang siber, radikalisme, manipulasi informasi, hingga bencana alam, menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi dengan semangat bela negara sebagai kekuatan kolektif,” demikian petikan amanat Presiden yang dibacakan Wabup Gagarin.

Pidato tersebut juga menyoroti kondisi saudara-saudara sebangsa di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah dilanda bencana alam. Ketiga wilayah itu disebut memiliki peran sejarah penting dalam perjalanan Republik Indonesia, sehingga menjadi panggilan moral bagi seluruh rakyat Indonesia untuk hadir, peduli, dan membantu.

Usai membacakan amanat Presiden, Wakil Bupati Gagarin melanjutkan amanat daerah dengan mengangkat makna Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional 2025 yang mengusung tema “Solidaritas Tanpa Batas Menuju Indonesia Emas.”

Menurutnya, kekuatan bangsa Indonesia terletak pada kepedulian, persatuan, dan gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat.

“Di Pacitan, nilai solidaritas bukan sekadar slogan, tetapi telah menjadi jati diri masyarakat. Inilah modal sosial kita untuk menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Upacara tersebut juga menjadi rangkaian peringatan Hari Nusantara, yang menegaskan kembali identitas Indonesia sebagai negara kepulauan. Dengan tema “Nusantara Berdaulat, Laut untuk Masa Depan Indonesia,” Pemerintah Kabupaten Pacitan menyatakan komitmennya mendukung penguatan sektor kelautan dan kemaritiman, termasuk melalui edukasi lingkungan, pengelolaan sumber daya laut, serta pemberdayaan masyarakat pesisir.

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, TNI-Polri, ASN, pelajar, serta elemen masyarakat. Lebih dari sekadar seremoni, peringatan tiga hari besar nasional ini menjadi pengingat bahwa bela negara, solidaritas sosial, dan semangat nusantara adalah satu kesatuan nilai yang harus terus dirawat demi Indonesia yang kuat, maju, dan berdaulat.(Red/yun)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button