BeritaDaerahPemerintahanPendidikanPolitikSosial

Bupati Aji Dinilai Berhasil Ciptakan Demokratisasi Dunia Pendidikan Di Pacitan. Ini Faktanya

"Pendidikan harus berdiri di atas prinsip keadilan. Setiap anak punya hak yang sama untuk belajar dan berkembang, apa pun latar belakang keluarganya"

Pacitan,JBM.co.id- Upaya Pemerintah Kabupaten Pacitan dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat menunjukkan perkembangan signifikan.

Di bawah kepemimpinan Bupati Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro, berbagai program pendidikan diarahkan untuk semakin inklusif, demokratis, dan berpihak pada masyarakat kurang mampu.

Salah satu langkah konkret yang menjadi sorotan publik adalah peningkatan akses bagi siswa keluarga prasejahtera melalui program pendidikan alternatif dan perluasan fasilitas belajar.

“Kami terus mendorong agar anak-anak Pacitan, terutama dari daerah pinggiran dan keluarga miskin, dapat menikmati pendidikan menengah tanpa hambatan biaya maupun jarak,” kata Bupati Indrata, Kamis (11/12/2025).

Dalam beberapa kesempatan, Bupati Aji menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh menjadi kemewahan, tetapi harus menjadi hak dasar yang dapat diakses siapa pun.

Bupati menilai bahwa kualitas sumber daya manusia Pacitan di masa depan sangat ditentukan oleh keterbukaan akses pendidikan sejak sekarang.

“Pendidikan harus berdiri di atas prinsip keadilan. Setiap anak punya hak yang sama untuk belajar dan berkembang, apa pun latar belakang keluarganya,” ujar Bupati Aji.

Langkah-langkah strategis pun digencarkan. Pemerintah daerah memperluas kapasitas lembaga pendidikan berbasis kerakyatan, mengupayakan peningkatan kuota penerimaan siswa, dan memperkuat kerja sama dengan para guru serta organisasi profesi seperti PGRI.

Pemerintah juga menyiapkan lahan untuk pengembangan fasilitas pendidikan baru agar proses belajar dapat dilakukan dengan lingkungan yang lebih layak.

Kebijakan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak orang tua siswa menilai bahwa kebijakan ini membuka harapan baru bagi keluarga kurang mampu yang sebelumnya kesulitan menyekolahkan anak mereka ke jenjang lebih tinggi.

Para pendamping dan aktivis pendidikan daerah juga menilai bahwa kepemimpinan Bupati Aji berhasil “menggeser wajah politik pendidikan” Pacitan menjadi lebih demokratis dan berpihak kepada rakyat kecil.

Selain memperluas akses, Pemkab Pacitan juga mendorong peningkatan kualitas pengajaran. Bupati Aji menekankan pentingnya peran guru sebagai garda terdepan pendidikan.

Kolaborasi pemerintah dan tenaga pendidik dianggap menjadi kunci untuk memajukan mutu pendidikan daerah secara menyeluruh.

Dengan berbagai terobosan tersebut, wajah pendidikan Pacitan perlahan berubah. Akses semakin terbuka, kesempatan semakin merata, dan kebijakan publik bergerak ke arah yang lebih partisipatif.

Banyak pihak menilai bahwa transformasi pendidikan ini menunjukkan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Pacitan untuk membangun wilayah yang lebih adil dan berkelanjutan.

Pemerintah berharap langkah ini menjadi pijakan kuat bagi generasi muda Pacitan agar mampu bersaing, berdaya, dan memiliki masa depan yang lebih baik.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button