FPKB Serukan Jaga Bumi dan Bantu Korban Bencana di Aceh, Sumut dan Padang

Jbm.co.id-JAKARTA | Forum Pemuda Kalimantan Barat (FPKB) menyampaikan pernyataan sikap terkait meningkatnya bencana alam di berbagai daerah Indonesia. Pendiri FPKB, Dr. Fetrus Marwan, SH., MH., menegaskan bahwa rangkaian bencana yang terjadi merupakan peringatan keras atas salah kelola lingkungan yang dilakukan manusia selama ini.
“Bencana alam yang terjadi saat ini adalah sebuah peringatan bahwa kita telah salah dalam mengelola bumi ini. Keserakahan dan kerakusan telah membuat kita lupa bahwa bumi adalah rumah kita bersama, dan kita harus menjaga dan melindunginya,” ujarnya di Jakarta, Sabtu, 29 November 2025.
Fetrus yang juga advokat di kantor pengacara FA.23 menekankan bahwa eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan telah memicu perubahan iklim, polusi, serta kerusakan ekologis yang semakin nyata.
Penasehat FPKB, Valentino Barus, turut mengingatkan pentingnya membangun kembali kesadaran kolektif untuk hidup selaras dengan alam. “Kita harus mencari cara untuk hidup yang harmonis dengan alam, tindakan yang ramah lingkungan dan memikirkan hidup yang lebih berkelanjutan,” paparnya.
Keduanya menilai bahwa masyarakat Indonesia perlu melihat ke depan dengan lebih bijaksana. Namun, penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Padang tetap harus dilakukan secara cepat dan tepat mengingat banyaknya kerugian serta korban terdampak.
FPKB juga menyerukan kebangkitan nilai gotong royong nasional. “Mari kita bangkit bergandengan tangan, mengulurkan bantuan untuk saudara kita yang tengah kesulitan,” himbau Fetrus, yang saat itu ditemani Dr. Arthur, MH., dan Prof. Heri.
Sebagai bentuk empati, FPKB menggalang partisipasi anggota serta menjalin komunikasi dengan jaringan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Fetrus menegaskan komitmen FPKB untuk terus memantau situasi dan terlibat dalam upaya pemulihan serta mitigasi.
“FPKB akan terus memantau dan mengikuti perkembangan situasi, serta siap untuk membantu dan berpartisipasi dalam upaya pemulihan dan pencegahan bencana,” pungkasnya penuh semangat. (red).




