BeritaDaerah

Watua DPRD Pacitan Lancur Susanto, Beri Apresiasi Kepada Kepala Dinas PUPR Yang Gercep Datangi Lokasi Bencana Jembatan Ambrol Di Jetislor Nawangan

Pacitan,jbm.co.id- Cuaca ekstrem masih terus berlangsung di Kabupaten Pacitan. Tak pelak, bencana demi bencana terus mendera kampung halaman Presiden ke-enam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

Akibat diguyur hujan lebat yang berlangsung sejak Senin hingga Selasa (10/12), satu infrastruktur jembatan penghubung antar desa di Wilayah Kecamatan Nawangan putus.

Tepatnya yaitu jembatan penghubung Desa Penggung – Desa Jetislor, Kecamatan Nawangan. Saat ini, jembatan tersebut ambrol dan akses jalan tak bisa dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.

Demikian juga siswa didik dan para guru yang hendak menuju ke SDN Jetislor 3, untuk sementara harus dilakukan pengalihan jalur, mengingat akses jalan utama menuju sekolahan sangat membahayakan bagi keselamatan mereka.

“Jembatan tersebut berada di lokasi jalan milik kabupaten, dan merupakan akses vital bagi masyarakat,” ujar Wakil Ketua DPRD Pacitan, Lancur Susanto.

Sebagai wakil rakyat Dapil Kecamatan Nawangan-Bandar, ia sangat mengapresiasi gerak cepat dari Dinas PUPR yang segera mendatangi lokasi kejadian untuk memeriksa kondisi badan jembatan yang ambrol ke sungai.

“Tadi Kepala Dinas PUPR.Pacitan, yaitu Pak Suparlan, sudah ke lokasi untuk memeriksa putusnya jalan tersebut. Ini sebagai bukti gerak cepat dari Pemkab Pacitan ketika terjadi musibah bencana alam.

Sebagai wakil rakyat, kami sangat mengapresiasi kinerja Dinas PUPR yang langsung tanggap dan turun lapangan,” tutur politikus Partai Golkar ini.

Lebih lanjut, Lancur mengungkapkan, putusnya badan jembatan tersebut, selain disebabkan curah hujan yang begitu tinggi sejak Senin kemarin hingga hari ini, juga karena struktur jembatan yang sudah mulai mengalami kerusakan karena dimakan usia.

“Saya pernah kelokasi, kondisi (jembatan) sudah mulai retak – retak dan sekarang ini ambrol tak bisa dilewati,” ungkap dia.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan, sejumlah personil dari Dinas PUPR dengan dibantu warga masyarakat dan unsur fokopimca masih berada di lokasi kejadian, guna melakukan evakuasi dan pengamanan lokasi.

Badan jembatan ambrol masuk ke sungai. Akses jalan tak bisa dilalui.
Badan jembatan ambrol masuk ke sungai. Akses jalan tak bisa dilalui.
Sedangkan arus lalulintas sementara dialihkan sampai selesai dibangunnya jembatan darurat.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button