BeritaDaerahEkonomiPemerintahanPendidikanSosial

Rupiah Melemah, Pemkab Pacitan Perketat Pengawasan Harga Kebutuhan Pokok

"Pemerintah daerah akan mengintensifkan monitoring serta evaluasi harga di lapangan secara berkala. Langkah ini dilakukan guna menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga"

Pacitan,JBM.co.id-Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika mulai memunculkan dampak pada kenaikan sejumlah kebutuhan pokok di pasaran. Produk-produk yang melalui proses manufaktur, terutama dengan bahan kemasan plastik, menjadi komoditas yang paling terasa mengalami penyesuaian harga.

Menyikapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Pacitan, Acep Suherman memastikan pemerintah daerah akan mengintensifkan monitoring serta evaluasi harga di lapangan secara berkala. Langkah ini dilakukan guna menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Menurut Acep, hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan pada pekan lalu menunjukkan adanya kenaikan pada beberapa komoditas bahan pokok. Kendati demikian, kenaikan tersebut dinilai masih berada dalam batas kewajaran dan belum mengarah pada lonjakan signifikan.

“Memang ada beberapa komoditas bahan pokok yang mengalami kenaikan harga. Namun masih di kisaran wajar. Tidak ada lonjakan yang signifikan,” ujarnya, Ahad (24/5/2026).

Ia menambahkan, bahan pokok pabrikan tidak termasuk dalam kategori penentu Survei Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang digunakan sebagai indikator adanya inflasi maupun deflasi daerah. Meski begitu, pemerintah tetap menaruh perhatian serius terhadap dinamika harga di pasar.

Acep juga menegaskan, hingga saat ini daya beli masyarakat di Pacitan masih relatif stabil. Namun demikian, pihaknya tidak ingin lengah terhadap kemungkinan perubahan situasi ekonomi yang dipengaruhi fluktuasi kurs rupiah.

“Untuk daya beli masyarakat sejauh ini masih pada tataran wajar dan stabil. Ke depan, kami akan terus melakukan pemantauan di lapangan,” tegasnya.

Di tengah tekanan ekonomi global yang belum sepenuhnya reda, langkah pengawasan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pacitan diharapkan mampu menjadi penyangga kestabilan harga, sekaligus memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button