BeritaDaerahPariwisataPemerintahanPendidikanSeni Budaya

Kadis Pariwisata Bali Sebut Kunker Perdana Menpar dan Wamenpar Komitmen Jaga Bali Naikkan Kelas Pariwisata Berkelanjutan dan Berkualitas

Jbm.co.id-TABANAN | Kunjungan Kerja (Kunker) Perdana Menteri Pariwisata (Menpar) RI Widiyanti Putri Wardhana dan Wamenpar Ni Luh Puspa merupakan bentuk komitmen Pemerintah Pusat melalui Kemenparekraf, bahwa Bali sebagai lokomotif pariwisata Indonesia yang menyumbangkan hampir 50 persen lebih kunjungan wisatawan ke Bali.

Demikian disampaikan Kadis Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun, disela-sela acara Kunjungan Kerja (Kunker) Perdana Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Widiyanti Putri Wardhana dan Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa, sekaligus meninjau perkembangan Desa Wisata di DTW Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Senin, 9 Desember 2024.

Bahkan, Kunker Perdana Menpar Putri Wardhana sangat konsen dan berkomitmen menjaga Bali kedepannya.

“Tadi, Ibu Menteri menyampaikan bagaimana Bali ini dinaikkan kelasnya menjadi Bali yang berkualitas, sehingga Sustainable Tourism atau pariwisata berkelanjutan,” kata Tjok Bagus Pemayun.

Bahkan, besok direncanakan Menpar Putri Wardhana dan Wamenpar Ni Luh Puspa bakal bertemu dengan mengundang seluruh stakeholder pariwisata dan juga Kadis Pariwisata se-Bali, termasuk beberapa OPD Provinsi Bali terkait persiapan Liburan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025.

Hal tersebut sebagai komitmen Menpar Putri Wardhana melihat langsung kondisi real di lapangan tentang kondisi pariwisata Bali.

“Ini artinya Bu Menteri sangat komit dan konsen terhadap Bali, tidak lagi terulang seperti tahun lalu. Itulah komitmen Beliau sehingga Beliau turun langsung 2 hari penuh ke Bali,” paparnya.

Apalagi, DTW Jatiluwih seperti dilihat secara bersama-sama telah mendapatkan sejumlah penghargaan, karena Community Bis atas partisipasi masyarakat terhadap keberadaan DTW Jatiluwih ini.

“Itu sangat luar biasa, sehingga semua komponen masyarakat mendapatkan, itulah Community Bis bagaimana partisipasi masyarakat dan kemanfaatan secara bersama-sama,” pungkasnya. (ace).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button