Kadinkes Pacitan: Serangan Stroke Tak Mengenal Usia. Remaja dan Lansia Berpotensi Terserang Penyakit Mematikan Ini
"Faktor risiko stroke pada remaja yaitu Kondisi seperti aneurisma otak dan malformasi arteri"

Pacitan,JBM.co.id- Waspada, penyakit stroke memang tidak mengenal usia, bisa menyerang baik remaja maupun lanjut usia.
Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, Daru Mustikoaji, mengatakan, kalau stroke merupakan salah satu penyakit penyebab kematian nomor satu.
“Faktor risiko stroke pada remaja yaitu Kondisi seperti aneurisma otak dan malformasi arteri,” kata Daru, Jum’at (19/9/2025).
Pejabat yang juga berprofesi sebagai dokter umum ini menegaskan, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol juga berpotensi meningkatkan risiko stroke.
“Kelainan jantung, seperti gangguan irama dan juga kondisi genetik dapat menyebabkan penggumpalan darah yang berpotensi mengakibatkan stroke.
Demikian juga pola makan buruk, kurang olahraga, merokok, dan konsumsi alkohol bisa meningkatkan risiko,”jelas dokter yang lama berdinas di RSUD dr Darsono ini.
Sementara itu, beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara migrain dan peningkatan risiko stroke. Seperti penggunaan obat-obatan terlarang misalnya kokain dan ganja.
Gejala stroke yang perlu diwaspadai seperti kelemahan mendadak pada wajah, lengan, atau kaki, terutama di satu sisi tubuh.
Bicara tidak jelas atau sulit dipahami, pandangan kabur atau terganggu, pusing dan keseimbangan buruk, kesulitan berjalan atau kehilangan keseimbangan dan nyeri kepala parah, tanpa sebab yang jelas.
Daru menekankan, pentingnya deteksi dini dan penanganan cepat. Metode F.A.S.T yaitu Face (wajah turun), Arms (lengan lemah), Speech (bicara tidak jelas), dan Time (waktu penanganan sangat penting).
“Penanganan dalam 3 jam pertama merupakan kunci untuk mengurangi kerusakan otak lebih lanjut,” tegasnya.(Red/yun).


