BeritaDaerahKesehatan

Kadinkes Pacitan: “Jangan Berkendara Setelah Mengonsumsi Obat Yang Menyebabkan Kantuk”

"Pengendara harus dalam kondisi fit dan tidak terganggu oleh efek obat"

Pacitan,JBM.co.id- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, Daru Mustikoaji, mengingatkan masyarakat untuk tidak berkendara setelah mengonsumsi obat yang menyebabkan kantuk.

Menurut pejabat yang juga berprofesi sebagai dokter umum ini, kebiasaan seperti itu, sangat membahayakan keselamatan, terutama ketika seseorang mengonsumsi obat untuk sakit ringan seperti flu lalu memaksakan diri untuk berkendara.

“Beberapa obat, terutama yang mengandung antihistamin atau pereda nyeri tertentu, bisa menyebabkan kantuk atau menganggu konsentrasi.

Ingat, berkendara dalam kondisi mengantuk meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas,” ujar dokter senior yang lama bertugas di RSUD dr Darsono ini, Rabu (24/9/2025).

Daru mengingatkan, agar masyarakat lebih waspada dan tidak lalai saat mengonsumsi obat. Dimana orang sering mengonsumsi obat lalu tetap beraktivitas, termasuk berkendara.

“Pengendara harus dalam kondisi fit dan tidak terganggu oleh efek obat. Selalu baca label obat dan ikuti anjuran dokter atau apoteker. Jika mengantuk, pertimbangkan untuk tidak berkendara atau minta orang lain untuk mengantar.

Semoga imbauan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara dan penggunaan obat yang bijak,”tandasnya.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button