Hujan Lebat Mengintai, Dinkes Pacitan Aktifkan Siaga Total 24 Puskesmas dan RSUD
"Sebanyak 24 UPT Puskesmas dan RSUD kami siagakan penuh. Tidak hanya tenaga medis, tetapi juga kendaraan emergency dan logistik kefarmasian"

Pacitan,JBM.co.id-Ancaman cuaca ekstrem tak dipandang sebelah mata oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan.
Hal tersebut menyusul rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Sabtu (10/1/2026). Dinkes langsung mengaktifkan siaga total layanan kesehatan di seluruh wilayah.
Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, dr. Daru Mustikoaji, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan negara hadir melalui layanan kesehatan saat potensi bencana mengintai masyarakat.
“Sebanyak 24 UPT Puskesmas dan RSUD kami siagakan penuh. Tidak hanya tenaga medis, tetapi juga kendaraan emergency dan logistik kefarmasian. Semua harus siap bergerak cepat jika terjadi kondisi darurat, baik bencana alam maupun lonjakan penyakit,” ujar Daru, Sabtu (10/1/2026).
Menurutnya, koordinasi intensif terus dilakukan, baik secara internal jajaran kesehatan maupun lintas sektor dengan RSUD dan BPBD.
Skema kesiapsiagaan telah disiapkan untuk merespons cepat berbagai kemungkinan dampak cuaca ekstrem, mulai dari banjir, tanah longsor, hingga gangguan kesehatan masyarakat.
Daru juga menekankan bahwa Instalasi Gawat Darurat (IGD) menjadi garda terdepan yang tidak boleh lengah sedikit pun. Seluruh IGD, baik di Puskesmas maupun RSUD, dipastikan tetap siaga tanpa mengenal waktu.
“Dalam kondisi seperti ini, pelayanan kesehatan tidak boleh kalah oleh cuaca. IGD harus selalu siap, kapan pun masyarakat membutuhkan,” tegasnya.
Dinas Kesehatan Pacitan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera mengakses fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gangguan kesehatan atau berada dalam situasi darurat, seiring meningkatnya risiko akibat cuaca ekstrem.(Red/yun).




