BeritaDaerahLingkungan HidupPemerintahanPendidikanPolitikSeni BudayaSosial

Adipura Jadi Penanda Arah Kepemimpinan Bupati Aji. Pacitan Tegaskan Politik Lingkungan

"Pacitan konsisten memposisikan kebersihan sebagai kebijakan politik, bukan sekadar program seremonial"

Pacitan,JBM.co.id- Di tengah banyaknya daerah yang masih berkutat dengan persoalan sampah dan degradasi lingkungan, Kabupaten Pacitan justru tampil berbeda. Di bawah kendali Bupati Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro, Pacitan konsisten memposisikan kebersihan sebagai kebijakan politik, bukan sekadar program seremonial. Konsistensi itulah yang membuat Piala Adipura berulang kali singgah di Kota 1.001 Goa ini.

Bagi Pemerintah Kabupaten Pacitan, Adipura tidak dimaknai sebagai tujuan akhir. Penghargaan nasional tersebut menjadi indikator keberhasilan tata kelola pemerintahan, sekaligus legitimasi atas arah kebijakan yang menempatkan lingkungan hidup sebagai fondasi pembangunan daerah. Di era ketika pembangunan kerap berbenturan dengan kelestarian alam, Pacitan justru memilih jalur politik lingkungan yang tegas dan terukur.

Di balik capaian tersebut, peran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tidak berdiri sendiri. Ada keberanian kepala daerah dalam mengambil keputusan strategis, mulai dari penguatan anggaran kebersihan, penegakan regulasi lingkungan, hingga mendorong disiplin lintas perangkat daerah.

“Kebersihan kota bukan lagi urusan teknis, melainkan perintah politik yang harus dijalankan hingga tingkat paling bawah,” ujar Mas Aji, begitu Bupati Indrata akrab disapa, Selasa (16/12/2025).

Lebih jauh, kebijakan ini berdampak langsung pada wajah Pacitan di mata publik dan investor. Lingkungan yang terjaga menjadi modal sosial sekaligus modal ekonomi. Stabilitas ekosistem, ruang publik yang bersih, serta kawasan wisata yang tertata memperkuat posisi Pacitan sebagai daerah yang serius menata masa depan, bukan sekadar mengejar pertumbuhan sesaat.

Di tengah dinamika pemerintahan daerah, Pacitan memberi pesan jelas, kepemimpinan diukur dari keberanian menjaga lingkungan. “Adipura hanyalah simbol, sementara substansinya adalah konsistensi kebijakan dan kesungguhan menjaga amanah publik,” jelasnya.

Pacitan hari ini menegaskan satu hal, bahwa politik pembangunan tanpa keberpihakan pada lingkungan hanyalah ilusi, dan Pacitan memilih berdiri di jalur yang berlawanan.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button