Thracian Hotel Bulgaria Buka Kesempatan Kerja, Opus Recruitment SRL, PT Las Olas, PT ISS Management, dan Inti Marina Global Jaring Talenta Muda Berbakat Go Internasional

Jbm.co.id-DENPASAR | Peluang kerja di sektor hospitality Bulgaria kembali terbuka bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). PT Inti Gema Nusantara (Inara)/Opus Recruitment SRL bersama konsorsium agency yang terdiri atas PT Las Olas, PT ISS Management, dan Inti Marina Global menggelar final interview bersama Thracian Hotel Bulgaria di Watu Jimbar Ballroom, Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan bertema “Beyond The Horizon, From Dream to Destination” tersebut menjadi bagian dari proses seleksi calon PMI yang dipersiapkan untuk bekerja di sektor hospitality Bulgaria.
Sejumlah pihak hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala BP3MI Bali Muhammad Iqbal, S.H., M.H., Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali Ir. Ida Bagus Setiawan, ST., M.Si., Head of Consular Section at the Embassy of the Republic of Bulgaria Eleonora Naumova, General Manager of Thracian Hotel Mrs. Anna Dimitrova Ruscheva, Founder Opus Recruitment SRL Michael Mihai Olteanu, Direktur Opus Recruitment Bali I Dewa Gede Mahendradata, Direktur Inti Marina Global Edy Surya Wijaya, serta Managing Director PT ISS Management sekaligus Wakil Ketua Kadin Denpasar Alit Budi Sastrawan, serta sejumlah pihak lainnya.
Kepala BP3MI Bali Muhammad Iqbal mengatakan, final interview tersebut tidak hanya menjadi tahapan seleksi, tetapi juga membuka peluang bagi calon PMI untuk membangun karier di tingkat internasional.
“Pagi ini, kita menyaksikan sebuah langkah yang penting dan menentukan. Dengan berkumpul di tempat ini, kita tidak sekadar melaksanakan final interview, tetapi juga membuka pintu menuju masa depan, menciptakan peluang, meraih pencapaian, serta membuktikan kepada dunia industri global bahwa pekerja Indonesia adalah tenaga kerja yang profesional, tangguh, dan kompetitif,” kata Iqbal.
Iqbal juga menyampaikan apresiasi kepada Opus Recruitment yang dinilai telah menjadi penghubung bagi putra-putri Indonesia untuk memperoleh kesempatan bekerja di luar negeri. Menurut dia, kolaborasi dengan Opus, Thracian Hotel Bulgaria, dan Pemerintah Bulgaria turut membuka serta memperluas kesempatan kerja bagi tenaga kerja Indonesia, khususnya di kawasan Eropa.
“Kehadiran Yang Mulia Ibu Eleonora Naumova pada hari ini juga menjadi simbol kuatnya hubungan bilateral antara kedua negara sekaligus komitmen bersama untuk memastikan perlindungan bagi warga negara kita,” kata Iqbal.
Kepada para peserta, Iqbal mengingatkan pentingnya menjaga nama baik Indonesia dan Bali apabila nantinya bekerja di Bulgaria. “Jika berhasil dan nantinya berangkat ke Bulgaria, ingatlah untuk selalu menjaga nama baik Indonesia dan Bali. Bekerjalah dengan kejujuran dan disiplin, serta buktikan kualitas karakter kita sebagai bangsa yang tidak mudah menyerah,” terangnya.
Ia juga menegaskan bahwa BP3MI Bali akan tetap memberikan perlindungan kepada PMI sepanjang proses migrasi dan perjalanan kerja. “Jangan pernah merasa sendirian. Negara melalui BP3MI Provinsi Bali akan selalu hadir memberikan perlindungan secara menyeluruh sepanjang proses migrasi dan perjalanan kerja kalian,” kata Iqbal.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali Ir. Ida Bagus Setiawan mengatakan program tersebut memberikan kesempatan kepada warga negara Indonesia untuk mengakses pekerjaan internasional melalui proses rekrutmen resmi, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.
Setiawan mengingatkan calon PMI agar mempersiapkan diri tidak hanya dari sisi keterampilan teknis, tetapi juga mental, kemampuan beradaptasi, bahasa, pemahaman budaya, serta kepatuhan terhadap hukum negara tujuan.
“Bekerja di Bulgaria dapat memberikan kesempatan untuk meningkatkan pengalaman, keterampilan, dan kesejahteraan. Namun, hal tersebut juga membutuhkan kesiapan mental, kemampuan beradaptasi, kemampuan berbahasa, pemahaman terhadap budaya setempat, serta kepatuhan terhadap hukum dan peraturan negara tujuan, khususnya Republik Bulgaria,” terangnya.
Ia meminta calon pekerja memahami kontrak sebelum menerima tawaran pekerjaan, termasuk posisi dan tugas, gaji, jam kerja, waktu istirahat, akomodasi, jaminan sosial atau asuransi, serta mekanisme pengaduan. Calon PMI juga diminta tidak menggunakan jalur keberangkatan tidak resmi dan tidak menyerahkan dokumen pribadi kepada pihak yang tidak berwenang.
Dari pihak Bulgaria, Head of Consular Section at the Embassy of the Republic of Bulgaria Eleonora Naumova mengatakan hubungan kedua negara tidak hanya dipisahkan oleh jarak geografis, tetapi juga memiliki kesamaan nilai dalam tradisi, budaya, keramahan, keluarga, dan komunitas.
“Kepada seluruh peserta yang sedang mempersiapkan diri untuk memulai babak baru kehidupan di Bulgaria, saya mengucapkan semoga sukses. Saya berharap pengalaman Anda selama berada di Bulgaria tidak hanya memberikan peluang profesional yang baru, tetapi juga menghadirkan persahabatan baru, pengalaman yang berharga, serta kesempatan untuk mengenal budaya dan tradisi Bulgaria,” kata Eleonora.
Eleonora juga menyebut pekan berikutnya Bulgaria dan Indonesia akan memperingati 70 tahun hubungan diplomatik. Ia berharap para calon PMI dapat membawa semangat Indonesia selama berada di Bulgaria sekaligus menjadi jembatan persahabatan kedua negara.
General Manager of Thracian Hotel Mrs. Anna Dimitrova Ruscheva menyampaikan apresiasi kepada para mitra rekrutmen dan berharap dapat menyambut lebih banyak pekerja Indonesia pada 2027.
Menurut Anna, sejumlah pekerja Indonesia saat ini telah bekerja di resort Thracian Hotel. Keberadaan mereka mendapat apresiasi dari pihak hotel. “Beberapa rekan Anda saat ini sudah bekerja di resort kami, dan kami sangat senang memiliki mereka sebagai bagian dari tim kami,” ujarnya.
Anna juga memberikan pesan kepada para peserta yang mengikuti proses seleksi agar menunjukkan kemampuan, pengalaman, dan keterampilan terbaik mereka. Ia berharap dapat bertemu dengan lebih banyak peserta yang nantinya berhasil lolos seleksi dan bergabung dengan Thracian Hotel di Bulgaria.
“Terima kasih atas sambutan yang hangat dan acara luar biasa yang kita ikuti bersama hari ini. Budaya Anda sungguh mengesankan, dan merupakan suatu kehormatan bagi saya dapat berada disini,” tutur Anna.
Dalam kesempatan tersebut, Anna turut menyoroti kesan positifnya terhadap masyarakat Indonesia, khususnya orang Bali. Ia menggambarkan masyarakat Indonesia sebagai pribadi yang ramah, terbuka, dan hangat.
Founder Opus Recruitment SRL Michael Mihai Olteanu mengatakan pengalaman terhadap kelompok pekerja Indonesia sebelumnya menjadi salah satu latar belakang meningkatnya permintaan tenaga kerja untuk musim berikutnya. Menurut dia, kelompok pertama yang diterima berjumlah sekitar 60 orang, sementara untuk musim kerja 2027 permintaan pekerja Indonesia meningkat lebih dari dua kali lipat.
“Hari ini adalah kesempatan kalian untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Ini merupakan kesempatan untuk membuktikan kepada tim Bulgaria bahwa kalian layak berada di sana. Namun, tentu saja, kesempatan tersebut juga disertai dengan tanggung jawab,” kata Michael.
Michael Mihai menyebut para peserta merupakan bagian dari kelompok berikutnya yang diproyeksikan bergabung dengan sekitar 1.000 pekerja yang telah diterima untuk musim kerja 2027. Ia juga menyampaikan target sekitar 3.000 kandidat yang diharapkan dapat direkrut untuk musim berikutnya.
Namun, Michael Mihai mengingatkan bahwa kesempatan bekerja di Bulgaria juga membawa tanggung jawab bagi para calon PMI. Menurut dia, pekerja Indonesia tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga merepresentasikan Indonesia selama berada di negara tujuan.
“Kalian adalah duta negara. Apa yang kalian lakukan dan apa yang kalian capai di Bulgaria tidak hanya mencerminkan diri kalian sendiri, tetapi juga mencerminkan negara kalian. Artinya, kalian memiliki tanggung jawab yang besar,” kata Michael Mihai.
Ia juga meminta calon PMI terbuka terhadap perbedaan budaya di Bulgaria. Para pekerja diharapkan dapat mempelajari sekaligus menghormati budaya setempat, sembari memperkenalkan budaya Indonesia sebagai bagian dari pengalaman bekerja di luar negeri.
“Terimalah dan hormatilah budaya negara yang menyambut kalian, sekaligus bagikan sebagian budaya kalian kepada mereka. Ini bukan hanya tentang pekerjaan, tetapi juga merupakan bagian dari pertukaran budaya,” pungkasnya.
Bagi calon PMI, peluang bekerja di luar negeri perlu diimbangi dengan kesiapan dan pemahaman yang matang. Mulai dari memastikan proses rekrutmen melalui jalur resmi, memahami isi kontrak kerja, mengetahui hak dan kewajiban, hingga mempersiapkan kemampuan bahasa serta pemahaman budaya negara tujuan.
Kesempatan bekerja di Bulgaria juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses kerja internasional bagi tenaga kerja Indonesia melalui proses rekrutmen yang resmi dan sesuai ketentuan.
Reporter: Agung S
Redaktur: Putu Wiguna




