Tak Berkategori

AMKI Pusat Terima Tundra Meliala Mundur Bikin Dadang Rachmat Pimpin hingga RALB Soroti Transparansi Keuangan

Jbm.co.id-JAKARTA | Pengurus Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat menerima pengunduran diri Tundra Meliala dari jabatan Ketua Umum.

Keputusan pengunduran diri Tundra Meliala dari jabatan Ketua Umum ditetapkan dalam Rapat Anggota AMKI di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa malam, 11 Agustus 2026.

Rapat dipimpin Ketua Dewan Pengawas (Dewas) AMKI Pusat Marsekal Madya TNI (Purn.) Dede Rusamsi bersama Anggota Dewas Carrel Ticualu.

Berdasarkan notulen rapat, pengunduran diri Tundra Meliala telah diterima dan berlaku sejak Minggu, 9 Agustus 2026.

“Surat pengunduran diri saudara Tundra Meliala sebagai Ketua Umum AMKI Pusat telah kami terima dan disampaikan kepada Pengurus AMKI Pusat,” kata Dede Rusamsi.

Dede mengatakan, Rapat Anggota digelar sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar yang tercantum dalam Akta Pendirian AMKI. Mekanisme tersebut menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan organisasi dengan mengedepankan musyawarah, keterbukaan, dan kepatuhan terhadap aturan.

Untuk menjaga keberlangsungan organisasi, rapat kemudian menetapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) AMKI Pusat Dadang Rachmat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum.

Dadang akan menjalankan tugas tersebut hingga digelarnya Rapat Anggota Luar Biasa (RALB). RALB dijadwalkan membahas keberlanjutan kepengurusan AMKI, Rabu, 19 Agustus 2026.

Rapat tersebut dapat diikuti seluruh anggota secara langsung maupun daring.

Dadang juga menghimbau seluruh jajaran pengurus AMKI di daerah tetap menjalankan program kerja dan menjaga soliditas organisasi selama proses transisi kepemimpinan.

AMKI Soroti Transparansi Keuangan

Selain membahas pengunduran diri Ketua Umum, Rapat Anggota AMKI juga meminta laporan pertanggungjawaban Tundra Meliala terkait pengelolaan keuangan organisasi, terutama kegiatan AMKI Kartini Award 2026.

Bidang Humas AMKI Pusat Rendi Herdiana mengatakan, sebelum pengunduran diri Tundra Meliala, sejumlah anggota telah menyampaikan pandangan kepada Dewas mengenai dinamika internal kepengurusan.

Menurut Rendi, transparansi keuangan menjadi salah satu catatan yang disampaikan anggota. Ia mengatakan laporan keuangan baru disampaikan setelah adanya permintaan dari anggota dan masih terdapat sejumlah hal yang perlu dijelaskan.

“Dinamika itu hal biasa dalam organisasi. Namun, setelah AMKI Kartini Award 2026, kami melihat harmonisasi sudah tidak berjalan. Salah satu yang menjadi catatan adalah persoalan transparansi keuangan,” kata Rendi.

Ia menegaskan, persoalan tersebut tidak berkaitan dengan kepentingan pribadi anggota. AMKI, kata dia, dibangun dengan semangat kebersamaan dan gotong royong sehingga pengelolaan organisasi harus dilakukan secara transparan.

“Organisasi ini bukan perusahaan. Kami membangun organisasi dengan semangat gotong royong. Tetapi, kalau tidak ada transparansi, tentu akan sulit bagi anggota untuk menjalankan organisasi dengan baik,” paparnya.

Rendi menyebut persoalan laporan keuangan selanjutnya dapat dibahas melalui mekanisme organisasi. Panitia pelaksana juga masih memiliki kesempatan untuk memberikan klarifikasi.

Dua Pertiga Pengurus Hadiri Rapat

Rapat Anggota AMKI Pusat yang berlangsung Selasa, 11 Agustus 2026 disebut dihadiri unsur Pengurus Pusat AMKI dengan jumlah kehadiran mencapai dua pertiga pengurus.

Sejumlah pengurus yang tercatat hadir antara lain Dadang Rachmat, Umi Sjarifah, Berman Nainggolan L. Radja, Rudi Sitompul, Rukmana, Victor, Simon Leo Siahaan dan Rendy Herdiana.

Dengan ditetapkannya Dadang Rachmat sebagai Plt Ketua Umum, roda organisasi AMKI Pusat tetap berjalan sambil menunggu keputusan RALB pada 19 Agustus 2026. (ace).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button