Tak Berkategori

Bali Jadi Magnet Wisata Spiritual Dunia Hadirkan Komunitas 12 Negara Bertemu Baba Bageshwar Dham Perluas Makna Investasi

Jbm.co.id-BADUNG |  Bali kembali menunjukkan potensi sebagai destinasi pariwisata budaya dan spiritual dunia. Hal tersebut terlihat dari pertemuan tokoh spiritual dunia dan komunitas lintas negara di InterContinental Bali Resort, Badung, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Pertemuan tersebut menghadirkan tokoh spiritual asal India, Dhirendra Krishna Shastri yang dikenal sebagai Baba Bageshwar Dham tengah singgah ke Bali dalam rangkaian perjalanan spiritualnya.

Kegiatan ini mempertemukan para tokoh dan perwakilan komunitas spiritual dari sekitar 12 negara. Sejumlah negara yang hadir diantaranya India, Australia, Selandia Baru, Fiji, Inggris dan negara lainnya.

Kehadiran komunitas internasional tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan Bali bukan hanya sebagai destinasi wisata alam dan hiburan, tetapi juga sebagai tujuan pariwisata budaya spiritual.

Sekretaris Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali,  I Dewa Nyoman Rai, S.H., M.H., dan Ketua Ketua Fraksi NasDem dan Demokrat DPRD Bali Dr. Somvir turut hadir dalam pertemuan bersama tokoh spiritual dunia asal India Baba Bageshwar Dham.

Dibalik sosoknya yang dikenal tegas dalam menjalankan fungsi pengawasan sebagai Anggota DPRD Bali, ternyata Dewa Nyoman Rai memiliki ketertarikan terhadap spiritualitas dan mengaku rutin melakukan meditasi.

Pertemuan dengan Baba Bageshwar Dham menjadi pengalaman tersendiri bagi Dewa Nyoman Rai.

Bahkan, Politisi PDI Perjuangan yang kerap dijuluki Macan Dewan mengungkapkan pernah berjumpa dengan tokoh spiritual asal India tersebut dalam mimpi.

Momentum pertemuan tersebut kemudian menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekuatan budaya dan spiritual Bali kepada masyarakat internasional.

Bali Didorong Jadi Destinasi Spiritual Internasional

Sementara itu, Ketua Ketua Fraksi NasDem dan Demokrat DPRD Bali Dr. Somvir menyatakan sekitar 250 peserta yang terdiri dari murid Guru Bagishwardam serta tokoh spiritual turut hadir dalam pertemuan di Hotel InterContinental Bali.

“Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan mempromosikan Bali kepada dunia melalui jalur spiritual,” kata Dr.Somvir.

Menurutnya, pertemuan yang melibatkan komunitas dari sekitar 12 negara tersebut menjadi peluang untuk memperluas promosi Bali melalui pendekatan budaya dan spiritual.

Selama ini, Bali telah dikenal luas sebagai salah satu destinasi pariwisata dunia. Namun, kekuatan Bali tidak hanya terletak pada keindahan alam, seni, serta fasilitas pariwisata.

Bali juga memiliki tradisi, budaya, kehidupan masyarakat, dan nilai spiritual yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Kekuatan tersebut dapat menjadi modal penting untuk mengembangkan konsep pariwisata budaya spiritual. Wisatawan tidak hanya datang untuk menikmati keindahan Bali, tetapi juga dapat mengenal nilai, tradisi, filosofi, serta praktik spiritual yang berkembang di Bali.

Promosi Bali Melalui Jalur Spiritual

Kehadiran tokoh spiritual dan komunitas dari berbagai negara dinilai membuka ruang promosi Bali melalui jalur yang berbeda.

Pertemuan lintas negara ini dapat memperkenalkan Bali kepada komunitas spiritual internasional sekaligus memperkuat citra Bali sebagai tempat yang memiliki energi spiritual dan nilai-nilai kedamaian.

Konsep tersebut juga dapat memperluas makna investasi bagi Bali. Investasi tidak hanya berbicara tentang modal ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga investasi pada budaya, nilai kemanusiaan, kedamaian serta hubungan antar bangsa.

Dengan semakin banyaknya komunitas spiritual internasional yang mengenal Bali, peluang pengembangan pariwisata berbasis budaya dan spiritual juga semakin terbuka.

Pertemuan Baba Bageshwar Dham bersama komunitas spiritual dari sekitar 12 negara menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan wajah Bali yang lebih luas kepada dunia.

Bali tidak hanya diposisikan sebagai destinasi liburan, tetapi juga sebagai ruang pertemuan budaya, spiritualitas, persaudaraan dan perdamaian dunia. (ace).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button