BeritaDaerahPemerintahanPendidikanPolitikSeni BudayaSosial

Dinas Pendidikan Pacitan Sambut Tahun Ajaran 2026/2027, MPLS Menjadi Langkah Awal Mewujudkan Generasi Hebat dan Berkarakter

"MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi menjadi pintu awal dalam membangun budaya belajar yang positif dan berkarakter"

Pacitan,JBM.co.id-Sebagai penanda dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027, Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan mengajak seluruh satuan pendidikan, peserta didik, guru, dan orang tua untuk menyambut Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) dengan semangat baru. MPLS menjadi momentum penting bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah sebagai ruang belajar yang aman, nyaman, ramah, dan menyenangkan.

Melalui tema yang mengedepankan semangat belajar, pembentukan karakter, serta penguatan kebersamaan, Dinas Pendidikan berharap hari pertama sekolah menjadi pengalaman yang berkesan bagi setiap peserta didik. Mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), seluruh peserta didik diajak mengenal sekolah, guru, teman-teman baru, serta berbagai pengalaman belajar yang akan mengantarkan mereka meraih cita-cita.

Selain menyambut para peserta didik, Dinas Pendidikan juga mengajak para orang tua untuk turut berperan aktif dalam memberikan dukungan kepada putra-putrinya, terutama pada hari pertama masuk sekolah. Kehadiran dan perhatian orang tua diyakini mampu menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus semangat anak dalam memulai perjalanan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, mengatakan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi menjadi pintu awal dalam membangun budaya belajar yang positif dan berkarakter.

“Hari pertama sekolah adalah langkah awal menuju pengalaman belajar yang menyenangkan, penuh semangat, dan penuh harapan. Kami ingin setiap peserta didik merasa diterima, dihargai, dan memiliki keberanian untuk berkembang. MPLS harus menjadi ruang yang edukatif, ramah anak, bebas dari perundungan, serta mampu menanamkan nilai-nilai karakter sejak hari pertama,” ujar Khemal Pandu, Senin (13/7/2026).

Ia menambahkan, setiap jenjang pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk generasi masa depan. PAUD menjadi fondasi awal melalui kegiatan bermain sambil belajar untuk membangun karakter dan kemandirian. Di jenjang SD, peserta didik mulai membangun dasar ilmu pengetahuan sekaligus memperkuat karakter. Sementara di jenjang SMP, mereka didorong untuk mengembangkan potensi, logika, kreativitas, dan tanggung jawab sebagai bekal menghadapi masa depan.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, hingga masyarakat.

“Melalui kolaborasi yang baik, kita dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, ramah, dan menyenangkan. Dari lingkungan yang positif itulah akan lahir generasi Pacitan yang hebat, berkarakter, dan berprestasi,” tambahnya.

Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan juga mengingatkan seluruh satuan pendidikan agar melaksanakan MPLS sesuai ketentuan yang berlaku, mengedepankan pendekatan yang humanis, edukatif, inklusif, dan berorientasi pada tumbuh kembang peserta didik.

Dengan semangat “Bersama Mengantarkan Generasi Pacitan Menjadi Generasi Hebat, Berkarakter, dan Berprestasi”, Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan optimistis seluruh peserta didik baru akan memulai perjalanan pendidikan dengan penuh optimisme.

Selamat mengikuti MPLS Tahun Ajaran 2026/2027. Ayo saling mengenal dan menghargai, belajar dengan gembira, menjadi pribadi yang berkarakter, serta terus berkarya dan berprestasi. Sebab, masa depan yang hebat selalu berawal dari langkah kecil yang dimulai hari ini.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button