BaliBeritaDaerahGianyarPemerintahanPolitik

Koster Kukuhkan 3.388 Kader PDI Perjuangan Gianyar Tegaskan Perjuangan Partai Berbasis Rakyat dan Alam Bali

Jbm.co.id-GIANYAR |  Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Ir Dr Wayan Koster M.M, mengukuhkan ribuan pengurus PAC, Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Gianyar Masa Bakti 2025-2030 di Alun-Alun Kota Gianyar, Minggu, 29 Maret 2026.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting partai, diantaranya Ketua DPRD Bali yang juga Bendahara DPD PDIP Bali Dewa Made Mahayadnya (Dewa Jack), Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Bali Dr. (C) I Made Supartha S.H., M.H., serta Ketua DPC PDI Perjuangan Gianyar yang juga Bupati Gianyar I Made Mahayastra.

Hadir pula, Anggota DPR RI Dapil Bali, jajaran DPRD Provinsi Bali, DPRD Kabupaten Fraksi PDI Perjuangan serta ribuan kader dari tingkat DPC, PAC, Ranting hingga Anak Ranting yang memadati lokasi acara.

Dalam momentum tersebut, Wayan Koster bersama Mahayastra menerima sejumlah buku karya tokoh intelektual Bali. Penyerahan ini menjadi simbol penguatan ideologi dan budaya dalam perjuangan politik partai.

Dalam sambutannya, Wayan Koster menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar bagi seluruh kader.

“Saudara-saudara adalah ujung tombak perjuangan partai di tengah masyarakat. Tugasnya menjaga ideologi, memperkuat konsolidasi, dan menggerakkan rakyat dengan semangat menyama braya dan gotong royong,” tegasnya di hadapan ribuan kader.

Wayan oster juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kearifan lokal Bali melalui konsep Sad Kerthi. Konsep ini mencakup Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi sebagai landasan menjaga keharmonisan alam dan kehidupan masyarakat Bali.

Menurutnya, seluruh gerakan partai harus selaras dengan visi besar “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” demi menjaga kesucian dan keseimbangan alam Bali secara berkelanjutan.

Wayan Koster mengaku bangga atas capaian konsolidasi PDI Perjuangan di Bali yang dinilai menjadi salah satu yang tercepat hingga ke tingkat akar rumput di Indonesia.

Wayan Koster  juga mendorong kader untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas. “Jabatan ini adalah kepercayaan, kebanggaan, sekaligus ruang pengabdian. Jalankan dengan integritas,” paparnya.

Lebih lanjut, Wayan Koster menekankan peran strategis kader dalam mengawal pembangunan Bali ke depan, khususnya dalam mendukung Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun (2025-2125).

Wayan Koster meminta kader aktif membantu masyarakat rentan, menjaga lingkungan, serta mendorong kedaulatan pangan dan penggunaan produk lokal.

Selain itu, Wayan Koster juga mengingatkan pentingnya integritas kader dengan menggemakan kembali pesan Proklamator Sukarno melalui slogan “Jasmerah: Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah”.

“Kader harus jadi teladan, pemersatu, dan figur yang dirindukan masyarakat. Tidak boleh melanggar norma, tidak boleh sombong, dan haram hukumnya terlibat korupsi, narkoba, maupun judi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Gianyar I Made Mahayastra menyebut jumlah pengurus yang dikukuhkan mencapai 3.388 orang. Mereka terdiri dari pengurus DPC, PAC, ranting hingga anak ranting. “Dengan jumlah ini, mesin partai semakin solid dan satu komando,” ujarnya.

Hal senada disampaikan I Made Supartha yang menilai pengukuhan tersebut merupakan hasil kerja kolektif kader dengan semangat gotong royong.

Made Supartha menegaskan jabatan pengurus merupakan amanah besar yang harus dijalankan untuk kepentingan rakyat.

Konsolidasi ini menegaskan bahwa PDI Perjuangan di Bali tidak hanya memperkuat kekuatan politik, tetapi juga meneguhkan arah perjuangan yang berpijak pada nilai budaya, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button