
Jbm.co.id-TABANAN | Ciputra Beach Resort berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan pesisir melalui kegiatan Bali Beach Clean Up (BBCU).
Aksi bersih-bersih pantai Ciputra Beach Resort sebagai aksi bersama menjaga kebersihan pantai dengan titik kumpul dipusatkan di area parkir Club House Resvara Residence, Jalan Kebo Iwa, Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Sabtu, 14 Februari 2026.
Kegiatan bersih pantai dilakukan sepanjang 1,7 kilometer dengan fokus pada pengumpulan sampah plastik botol yang seringkali mendominasi kawasan pesisir.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan menjaga kebersihan pantai di wilayah Kabupaten Tabanan.
General Manager Business Development of Ciputra Group, William Hendharto Ciputra menyampaikan bahwa inisiatif Bali Beach Clean Up telah dimulai sejak 2025 lalu.
William Hendharto Ciputra menegaskan kepedulian lingkungan menjadi prioritas jangka panjang dalam setiap pengembangan kawasan. “Di market apapun yang kita masuk tetap kita pikir secara jangka panjang,” kata William Hendharto Ciputra.
Ia menjelaskan pengembangan kawasan Ciputra Beach Resort baru mencapai sekitar 12 hektar dari total 80 hektar. Sebagian area yang telah dikembangkan juga masih melalui proses pendauran ulang dan bukan sekadar penjualan putus.
“Jadi, masih ada banyak yang belum dikembangkan dan yang kita sudah kembangkan pun sebagian itu pendauran ulang bukan kita jual putus saja,” terangnya.
Menurutnya, menjaga lingkungan penting agar penghuni dapat terus menikmati keindahan alam Bali lintas generasi. Komitmen tersebut juga sejalan dengan visi pengembangan kawasan yang ramah bagi keluarga hingga generasi mendatang.
“Jadi, event-event seperti ini akan terus kami fokus untuk digelar, karena ini isu yang sangat penting, terutama kalau kita lihat yang terjadi di Denpasar seringkali banjir dan cuaca bisa sangat ekstrem yang baru kita lihat tadi. Jadi, sangat penting kita terus menyadari semua orang yang kesini diutamakan kepentingan lingkungan,” ujarnya.
Hingga saat ini, sekitar 25 persen kawasan Ciputra Beach Resort telah dikembangkan dan difungsikan sebagai taman untuk menghadirkan panorama alam yang asri.
Disisi lain, CSR Manager Seven Clean Seas, Mabel Anjali Primana menuturkan kegiatan Beach Clean Up terus digelar di Bali maupun berbagai kota di Indonesia melalui kolaborasi lintas pihak.
“Hari ini kami libatkan 150 orang dan ini semuanya dari volunteer restoran sekitar dan partner kami serta juga partner Ciputra. Jadi, ada Wellness dari situ,” kata Mabel Anjali Primana
Mabel Anjali Primana juga mengungkapkan jenis sampah yang paling banyak ditemukan di pantai Bali adalah botol plastik.
Padahal, sampah tersebut masih dapat didaur ulang jika dikelola dengan benar melalui pemilahan organik, anorganik dan residu.
“Kita keliling Indonesia untuk bisa mengedukasi masyarakat, karena itu baik dan sampah anorganik itu sesuatu yang bisa didaur ulang dan dijual kembali cuma di Indonesia masih penuh terkait insfratruktur,” tambahnya.
Sampah yang telah dipungut nantinya akan kembali dipilah di Bali untuk menentukan mana yang bisa didaur ulang atau dijual kembali, sementara residu akan diproses lebih lanjut.
“Nanti masing-masing kategori dan jenis sampah seperti apa yang itu memang bisa didaur ulang atau dijual kembali biasanya disini. Kalau residu misalnya tidak bisa didaur ulang akan kembali lagi,” tambahnya. (ace).




