Keterbatasan Fiskal Tak Surutkan Kewaspadaan, Bakesbangpol Pacitan Intensifkan Pemantauan
"Pemantauan kami laksanakan sejak 24 Desember hingga 1 Januari 2026, dengan memperkuat sinergitas bersama Kepolisian dan TNI"

Pacitan,JBM.co.id-Keterbatasan ruang fiskal daerah tidak menyurutkan langkah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Pacitan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik terus mengintensifkan kegiatan pemantauan sebagai bagian dari upaya kewaspadaan dini.
Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Bakesbangpol Pacitan, Herman Ramahi, mengungkapkan bahwa pemantauan difokuskan pada sejumlah titik krusial yang berpotensi menimbulkan kerawanan. Perhatian khusus diberikan pada lokasi-lokasi keramaian serta mobilitas orang asing, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
“Pemantauan kami laksanakan sejak 24 Desember hingga 1 Januari 2026, dengan memperkuat sinergitas bersama Kepolisian dan TNI,” ujar Herman saat dikonfirmasi, Senin (29/12/2025).
Sejumlah kawasan strategis menjadi prioritas pengawasan, antara lain destinasi wisata Pantai Teleng Ria, Pantai Klayar, Pancer Door, kawasan Alun-alun Pacitan, pusat kuliner, tempat kongkow masyarakat, hingga rumah ibadah yang mengalami peningkatan aktivitas selama libur akhir tahun.
Menurut Herman, kegiatan pemantauan dilakukan secara berkelanjutan selama 24 jam penuh dengan sistem pembagian shift petugas. Pola ini diterapkan untuk memastikan setiap perkembangan situasi dapat terdeteksi sejak dini dan ditangani secara cepat serta terukur.
“Kami siagakan personel secara non-stop sampai 1 Januari 2026. Prinsipnya, potensi gangguan sekecil apa pun harus bisa diantisipasi lebih awal,” tegasnya.
Herman juga tidak menampik bahwa pihaknya sempat menerima sejumlah informasi sensitif sejak sebelum perayaan Natal. Namun, demi menjaga kondusivitas dan mencegah kegaduhan di tengah masyarakat, informasi tersebut tidak disampaikan ke ruang publik.
“Langkah ini kami ambil untuk memastikan suasana tetap aman, nyaman, dan terkendali bagi masyarakat yang merayakan libur akhir tahun,” pungkasnya.(Red/yun).




