Lanjutkan TMD, Putu Suasta Minta Pemerintah Sediakan Transportasi Publik, Kebutuhan Dasar Masyarakat

Jbm.co.id-DENPASAR | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali serta Kabupaten/Kota diminta menyediakan transportasi publik dan melanjutkan program TMD.
Mengingat, kemacetan parah yang terus berulang terjadi di Bali Selatan, terutama pada perayaan hari-hari besar dan hari libur.
Demikian disampaikan Pengamat Kebijakan Publik, Putu Suasta, saat dikonfirmasi awak media di Denpasar, Jumat, 7 Maret 2025.
“Transportasi publik merupakan kebutuhan dasar bagi warga berpenghasilan rendah, disabilitas, lansia, mahasiswa, pelajar, ibu rumah tangga, dan wisatawan,” kata Putu Suasta.
Terlebih lagi, lanjutnya transportasi publik dapat menghindari kemacetan dan merupakan subsidi silang pelayanan dari rakyat yang membayar pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor. Apalagi PAD Bali didominasi oleh kendaraan bermotor.
“Kembalikan transportasi publik untuk kepentingan publik. Pemerintah harus hadir dan melakukan terbaik untuk rakyat. Jangan pemerintah menghindar dari masalah,” tegasnya.
Menyikapi tantangan pembangunan Bali ke depan, Putu Suasta menyampaikan, bahwa aspek pemerataan pembangunan Bali sudah sangat mendesak.
Untuk itu , lanjutnya pembangunan harus lebih diarahkan ke wilayah lain yang selama ini terasa terabaikan.
“Saatnya pembangunan tidak lagi bertumpu di Selatan Bali saja. Perlu lebih diarahkan ke wilayah lain yang selama ini terasa terabaikan,” paparnya.
Senada dengan Putu Suasta, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali, Made Ariandi juga menyoroti beberapa tantangan yang dihadapi Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Dalam refleksinya pada awal tahun baru lalu, juga disinggung masalah kemacetan parah, banjir, pencemaran lingkungan, dan inefisiensi transportasi yang semakin menghimpit wilayah selatan Pulau Dewata,” tutupnya. (red/tim).




