
Jbm.co.id-TABANAN | Bhabinkamtibmas Desa Megati Aiptu I Gede Suastika dan Personel Polsek Seltim yang dipimpin oleh Kapolsek Seltim AKP I Nyoman Artadana, S.H.,M.H., melaksanakan Program Polsek Seltim Mesari atau Melayani, Sambang dan Patroli dengan memberikan Pengamanan dan Pengawalan Kegiatan Melasti di Desa Adat Megati Kelod, Seltim, Kabupaten Tabanan, Senin, 27 Mei 2024.
Program Polsek Seltim Mesari (Melayani, Sambang dan Patroli), yaitu Pengamanan dan Pengawalan diberikan kepada Desa Adat Megati Kelod, yang melaksanakan Kegiatan Melasti, serangkaian Upacara Dewa Yadnya/ Karya Pujawali di Pura Desa Lan Puseh Desa Adat Megati Kelod, Kecamatan Seltim, Kabupaten Tabanan.

Kapolsek Seltim bersama Personel Polsek Seltim dan Bhabinkamtibmas Desa Megati Aiptu I Gede Suastika bersinergi dengan Pacalang melaksanakan Pengamanan dan Pengaturan Arus Lalu Lintas, selama persiapan, saat menaikkan sarana prasarana upakara keatas kendaraan bermotor serta melaksanakan pengawalan dengan menggunakan Mobil 901 Polsek Seltim menuju Pantai Soka Selemadeg.
Sementara, kendaraan yang dilibatkan dalam kegiatan Melasti sebanyak 23 (dua puluh tiga) unit dengan perincian Truck Tronton (Roda 8) sebanyak 2 (dua) unit, Truck (Roda 6) sebanyak 2 (dua) unit dan Mobil Pribadi ( Roda 4) sebanyak 19 (sembilan belas) unit.
Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Seltim melaksanakan dialogis dan memberikan himbauan kepada Bendesa Adat Megati Kelod I Gusti Putu Ngurah Aryawan, Panitia, Prajuru dan Krama Pengempon Pura, agar selama perjalanan Prosesi Melasti menuju Pantai Soka Selemadeg tetap menghormati tata tertib dalam berlalu lintas, walaupun dilakukan Pengawalan oleh Mobil 901 Polsek Seltim.
Mengingat, jalur yang dilalui merupakan jalur utama dan arus lalu lintas cukup padat, sehingga tidak menimbulkan miskomunikasi atau kesalahpahaman sesama pengguna jalan.
Selain itu, juga diingatkan, kendaraan bermotor agar diparkir dengan rapi, sehingga tidak menggangu arus lalu lintas.
“Kendaraan yang diparkir, agar memperhatikan keamanan dan tidak meninggalkan ranmor yang terparkir dalam keadaan kunci nyantol atau ditaruh dalam dashboard ranmor. Mengingat, dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan gangguan kriminalitas yaitu pencurian kendaraan bermotor atau curanmor,” tegasnya.
Tak hanya itu, Kapolsek Seltim juga mengingatkan Panitia, Pecalang dan Krama Pengempon Pura yang rumahnya ditinggal dalam keadaan kosong, untuk memperhatikan keamanan dan memastikan tidak ada api kompor yang menyala atau lainnya, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kegiatan Pengamanan dan Pengawalan yang yang dilaksanakan oleh Kapolsek Seltim bersama Personel Polsek Seltim dan Bhabinkamtibmas Desa Megati mendapatkan apresiasi serta ucapan terima kasih dari Bendesa Adat I Gusti Putu Ngurah Aryawan mewakili Panitia (Prajuru), Ketua Pecalang dan Krama Pengempon Pura, dengan harapan sinergitas antara Polri denga Bendesa Adat, Pecalang (Pam Swakarsa) dan warga tetap terjalin dengan baik dalam rangka menciptakan Harkamtibmas yang kondusif,” tutupnya. (red).



