BeritaDaerahDenpasarEkonomiLingkungan Hidup

Tekan Harga Pakan Ternak, Gibran Center Bali Luncurkan Si Gembul Fokus Sejahterakan Peternak Babi di Bali

Jbm.co.id-DENPASAR | Setelah turut serta membantu memenangkan pasangan Prabowo-Gibran di Bali, Gibran Center Bali mulai mempersiapkan sejumlah program unggulan, usai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo-Gibran, pada bulan Oktober 2024.

Oleh karena itu, Gibran Center harus memulai berbuat untuk Bali dengan karya nyata, khususnya di bidang peternakan babi, karena pada saat itu, banyak peternak Bali yang mendukung Prabowo-Gibran.

Bahkan, Gibran Center tidak hanya berjuang untuk memenangkan Prabowo-Gibran semata, justru sekaranglah perjuangan baru dimulai, untuk lima tahun kedepan.

Apalagi, banyak peternak babi semakin merugi, lantaran harga babi turun drastis, yang diikuti harga pakan melambung tinggi, belum lagi virus babi merajalela.

Menyikapi hal tersebut, Gibran Center Bali harus berada ditengah-tengah permasalahan masyarakat, karena apapun itu harus diwujudkan secara nyata program Prabowo-Gibran yang tujuan akhirnya mensejahterakan rakyat, yang diawali dengan kesejahteraan peternak babi, sehingga Gibran Center bisa dibangkitkan kembali ekonomi masyarakat melalui ternak babi.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPW Gibran Center Provinsi Bali, I Ketut Oka Mantara didampingi Ketua DPD Gibran Center Kabupaten Gianyar, Nyoman Supartha di Denpasar, Kamis, 9 Mei 2024.

Dipilihlah babi, karena UMKM masyarakat kecil di Bali lebih dominan beternak babi. Terlebih lagi, hasil survei di Indonesia menyebutkan produksi babi terbesar ada di Bali, sehingga Gibran Center Bali lebih fokus ke peternak babi.

Oleh karena babi sebagai sumber pendapatan terbesar di Bali, sehingga Gibran Center hadir saat ini fokus untuk membantu peternak-peternak yang ada di Bali.

“Saat ini, kebetulan di Kabupaten Gianyar, ada teman UKM menciptakan produk pakan, khususnya babi, mulai baru starter sama finishing dengan harga kompetitif, jauh lebih murah dibandingkan dengan yang telah beredar sampai saat ini,” terangnya.

Produk pakan ternak yang disebut Si Gembul harganya lebih murah dan kompetitif, karena sifatnya semua sudah dalam bentuk butiran, khusus buat pakan ternak babi dan itik berbahan organik sebesar 90 persen.

Jika babi sudah dipenuhi unsur karbohidrat dan protein mengakibatkan babi sehat, karena sistem pencernaan babi itu memakai sistem enzim, yang hampir sama dengan sistem pencernaan manusia.

Jika babi sudah sehat kemungkinan kecil terkena virus, disamping dijaga kebersihan kandangnya.

“Bahan baku utama itu adalah organik. Itu tidak perlu lagi cari dedak dan lainnya, ini sudah jadi satu tinggal kita kasi makan babi. Kemungkinan dikasi pakan ini hingga 3,5 bulan sudah cukup dengan berat babi di angka 100 kg lebih atau 105 kg. Jadi, kandang babi jauh lebih bersih,” paparnya.

Lebih lanjut, disebutkan, hasil pilot project dibawah binaan Gibran Center berada di Desa Tusan, Kabupaten Klungkung dan Tembuku, Kabupaten Bangli.

Selaku Ketua DPW Gibran Center Bali, Oka Mantara berupaya mengayomi program kerja DPD Gibran Center Gianyar, sehingga hal tersebut bisa disampaikan ke DPP Gibran Center.

“DPP akan tanggap terhadap masalah apa yang ada dan dipersoalkan di Bali, itu akan diperbaiki oleh Gibran Center Bali,” ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya harus mulai sekarang berbuat untuk Bali, karena sudah ada pilot project dan pakan yang jelas, yang didukung oleh pabrik kecil di Gianyar milik UKM yang sudah menghasilkan produk 1-2 ton per hari.

Kedepannya, dengan makin dibutuhkan produk Si Gembul kemungkinan ada mesin-mesin yang lebih besar untuk menghasilkan produk-produk dari pakan babi itu.

“Saya harap kedepannya produk pakan babi itu yang lagi dibuat di Gianyar itu bisa digunakan oleh teman-teman pengusaha peternak babi yang ada di Bali, itu target saya dulu,” tambahnya.

Sementara itu, Nyoman Supartha selaku Ketua DPD Gibran Center Gianyar menyampaikan diluncurkan pakan babi Si Gembul sebagai tonggak awal perjuangan Gibran Center untuk mensejahterakan peternak yang ada di Bali.

“Kemarin, pemilih Prabowo-Gibran lebih banyak peternak dan petani, sehingga kita hadir untuk membantu mensejahterakan peternak dan petani. Kami pun sepakat untuk membuat sebuah produk itu namanya Si Gembul sebagai pakan ternak babi dan itik untuk saat ini yang bisa diproduksi dengan sehari 2 ton,” paparnya.

Untuk membantu para peternak Bali di masing-masing kabupaten/ kota, Gibran Center akan membuat pabrik seluruh kabupaten/ kota se-Bali yang mampu memenuhi kebutuhan peternak Bali.

Disebutkan, keunggulan pakan Si Gembul dilihat dari sisi nutrisi sudah memenuhi protein diatas 20 persen. “Hasil panen kita siap menampung, bibit juga sudah kita siapkan cluster-cluster yang ada di peternak kita dan saat ini sudah kita buat plasma-plasma,” jelasnya.

Untuk itu, peternak Bali tidak berpikir untuk memasarkan produk dan terkendala pakan ternak yang harganya terus melambung. Padahal, disisi lain harga jagung sudah turun.

Diharapkan, Gibran Center hadir ditengah-tengah masyarakat untuk membantu peternak Bali yang saat ini sedang kesulitan, baik ketersediaan pakan ternak dan pemasaran.

“Harapan kami Gibran Center bisa bersinergi dengan masyarakat dan juga bersinergi dengan produk-produk yang akan selalu diinovasi oleh Girbran Center kedepan, mungkin bukan hanya di pakan ternak saja, tapi banyak program yang sudah disiapkan pak Ketua untuk Gibran Center kedepan,” tegasnya. (ace).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button