Tani Merdeka Bali Galang Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera Barat: 90-98 Tewas, Puluhan Ribu Mengungsi

Jbm.co.id-DENPASAR | Bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat sejak akhir November 2025 akibat curah hujan ekstrem telah menimbulkan kerusakan besar dan korban jiwa dalam jumlah tinggi. Data terbaru mencatat 90-98 orang meninggal dunia, 85-93 orang masih hilang, serta 10-17 orang mengalami luka-luka. Dampak bencana ini juga meluas hingga memengaruhi puluhan ribu warga di berbagai kabupaten dan kota di Sumbar.
Puluhan Ribu Warga Mengungsi
Sebanyak 79.410 orang terpaksa mengungsi, sementara total warga terdampak mencapai 29.536 orang. Kabupaten Padang Pariaman menjadi wilayah dengan dampak terbesar, di mana 13 kecamatan dilanda longsor dan 11 kecamatan terendam banjir. Kondisi tersebut memengaruhi 28 nagari, dengan 69.293 warga mengungsi serta 45.733 warga terdampak langsung.
Daerah lain seperti Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Padang juga melaporkan kerusakan rumah yang luas, ratusan bangunan terendam, serta puluhan korban jiwa.
Organisasi Tani Merdeka Bali Bergerak Salurkan Bantuan
Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Organisasi Tani Merdeka Bali bersama berbagai elemen masyarakat mengambil langkah cepat dengan menggalang donasi dan menyalurkan bantuan kepada para penyintas bencana di Sumatera Barat.
Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan pangan, air bersih, perlengkapan darurat, hingga dukungan untuk evakuasi dan dapur umum di berbagai titik pengungsian. Gerakan solidaritas ini terus diperluas agar kebutuhan mendesak para korban dapat segera terpenuhi.
Ajak Masyarakat Luas untuk Berpartisipasi
Dalam rilisnya, Organisasi Tani Merdeka Bali mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan. Donasi dapat disalurkan melalui:
Rekening Donasi (Bendahara):
A/N: Imran Harahap
Bank BNI — No. Rekening: 0775742666
“Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan Semoga bantuan kita dapat meringankan beban saudara-saudara yang tertimpa musibah,” pungkasnya. (red).




