BeritaDaerahPemerintahanPendidikanPolitik

Nanang Hardwijono: Dari Staf, Kabid, Camat, Hingga Menuju Kursi JPTP

"Jabatan ini adalah kepercayaan. Semua harus dilaksanakan dengan dedikasi tinggi dan semangat mengabdi agar kita benar-benar menjadi pelayan terbaik bagi masyarakat"

Pacitan,JBM.co.id-Langkah sunyi Nanang Hardwijono dalam menapaki jalur birokrasi pemerintahan perlahan menorehkan rapor biru bagi para pengambil kebijakan di Kabupaten Pacitan.

Ipar dari mantan Kepala SMAN 1 Pacitan, almarhum Suwondo, yang juga masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Presiden ke-enam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini dikenal memiliki rekam jejak yang baik dalam mengemban amanah pemerintahan.

Selain berbekal dedikasi dan loyalitas tinggi, Nanang dinilai mumpuni dalam mengendalikan dan mengoordinasikan organisasi perangkat daerah di level strategis.

Tak mengherankan jika mantan Camat Ngadirojo tersebut dipercaya Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro, untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) sebagai Kepala Dinas Perikanan. Pelantikan dilakukan pada Kamis (15/1/2026).

Saat ditemui, Nanang menegaskan bahwa jabatan bukanlah sekadar posisi struktural, melainkan amanah dan bentuk pengabdian yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Jabatan ini adalah kepercayaan. Semua harus dilaksanakan dengan dedikasi tinggi dan semangat mengabdi agar kita benar-benar menjadi pelayan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya, Sabtu (17/1/2026).

Sebagai nahkoda baru di Dinas Perikanan, Nanang menyebut langkah utama dalam 100 hari pertama masa kepemimpinannya adalah melakukan konsolidasi internal serta memperkuat sinergitas lintas sektor. Baik dengan masyarakat nelayan maupun para pemangku kepentingan lainnya.

Hal tersebut sejalan dengan tugas pokok Dinas Perikanan yang meliputi perikanan tangkap, budidaya, pengolahan, pemasaran, hingga pembinaan nelayan. Seluruhnya telah diatur secara rinci dalam Peraturan Bupati tentang Kedudukan, Tugas dan Fungsi, Susunan Organisasi, serta Tata Kerja Dinas Perikanan, sebagai dasar pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan Pacitan secara berkelanjutan.

“Dari dasar regulasi itulah kami akan merumuskan kebijakan teknis, melakukan pembinaan, serta melaksanakan urusan pemerintahan di bidang kelautan dan perikanan,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada konsolidasi, Nanang juga memastikan seluruh program strategis daerah di sektor perikanan dapat terlaksana secara optimal pada tahun anggaran 2026.

“Kami akan masif melakukan pembinaan dan pengendalian kegiatan perikanan, khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha perikanan,” tegasnya.

Ia pun berharap, melalui penguatan sektor perikanan, visi dan misi Bupati Pacitan untuk mewujudkan masyarakat yang bahagia dan sejahtera dapat benar-benar terimplementasi di lapangan.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button