
Pacitan,JBM.co.id- Kasus gagal ginjal di Pacitan terus meningkat dari tahun ke tahun. Yang memprihatinkan lagi, kelainan pada fungsi ginjal ini tidak hanya dialami oleh orang dewasa, tetapi juga anak-anak.
Menurut dokter senior di RSUD dr Darsono, Johan Tri Putranto, beberapa faktor penyebab gagal ginjal antara lain faktor genetik.
“Riwayat keluarga dengan penyakit ginjal dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami gagal ginjal,” kata dokter umum yang juga menjabat sebagai Kepala Tata Usaha, RSUD dr Darsono Pacitan ini, Selasa (30/9/2025).
Selain itu juga penyakit kronis penyerta seperti halnya diabetes dan hipertensi. Kondisi ini dapat memicu terjadinya kerusakan ginjal dan meningkatkan risiko gagal ginjal.
“Pola makan yang tidak seimbang, kurangnya aktivitas fisik, dan konsumsi alkohol juga menjadi pemicu risiko gagal ginjal,”jelas mantan Kepala UPT Puskesmas Gondosari, Dinas Kesehatan Pacitan ini.
Lebih lanjut Johan mengatakan, upaya pencegahan yang harus dilakukan agar terhindar dari kelainan fungsi ginjal yaitu pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Pemeriksaan kesehatan rutin, sambung Johan, dapat membantu mendeteksi penyakit ginjal pada tahap awal.
Dan, mengadopsi gaya hidup sehat, seperti pola makan seimbang dan aktivitas fisik teratur. “Dengan memahami faktor penyebab dan melakukan pencegahan yang tepat, kita dapat mengurangi risiko gagal ginjal dan meningkatkan kesehatan ginjal,” tandasnya. (Red/yun).


