Deni Resmi Jabat Kepala BKD Pacitan. Bupati Aji Beri Sinyal Siapkan Deni dan Khemal Pandu Sebagai Kader Calon Sekda Masa Depan?
"Matur suwun semuanya, kepada pejabat yang baru dilantik semoga sukses dan amanah dalam menjalankan tugas barunya"

Pacitan,JBM.co.id- Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro, resmi melantik Deni Cahyantoro sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD).
Mulai hari ini, mantan Kabag Hukum itu, resmi mendapatkan fasilitas kendaraan dinas berplat nomor AE 29, yang merupakan icon orang nomor satu di jajaran BKD.
Sebelumnya, Deni menjabat sebagai Asisten Administrasi Pemerintahan Umum, Sekda Pacitan, atau jamak disebut Assisten III dengan plat nomor kendaraan dinas AE 26.
Prosesi pelantikan jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama tersebut, dilaksanakan di aula Pendopo Mas Tumenggung Djogokarjo, Senin (1/12/2025), malam.
Selain melantik satu pejabat pimpinan tinggi pratama, Mas Aji, begitu Bupati Indrata akrab disapa juga melakukan prosesi pelepasan dua pejabat lingkup Pemkab Pacitan. Yaitu, Daryono, yang telah memasuki masa purna tugas sebagai Kepala BKD, pekan lalu.
Selain itu juga Suwoto, Camat Pringkuku yang juga telah memasuki masa purna tugas pada awal November.
Kebijakan rotasi Deni sebagai Kepala BKD serta mantan Asisten Pemerintahan dan Kesra, Khemal Pandu Pratikna sebagai Kepala Dinas Pendidikan pada awal kebijakan mutasi di Oktober lalu, sekaligus menjawab spekulasi awal, kalau keduanya besar kemungkinan akan dikader Bupati Aji, sebagai calon top manager birokrasi, setelah Sekda Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, purna tugas pada 2027 nanti.
Deni Cahyantoro dan Khemal Pandu, memiliki pengalaman yang sama-sama kuat. Sebab, keduanya pernah menduduki pada dua jabatan eselon II di posisi yang berbeda. Hal tersebut menunjukkan kemampuan dan dedikasi mereka di birokrasi Pemkab Pacitan.
Saat memberi kesan dan pesan, purna tugas Kepala BKD Pacitan, Daryono menyampaikan ucapan terimakasih atas kegiatan pelepasan yang diselenggarakan di aula Pendopo.
“Ini adalah akhir saya mengenakan baju KORPRI dan akhir perjalanan saya sebagai PNS,” katanya.
Daryono mengungkapkan, awal kali menjadi pegawai pada Tahun 1987 silam. “Sebagai manusia biasa tentu banyak kekurangan. Untuk itu, pada kesempatan ini saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya. Dan saya tetap akan mengabdi pada pemerintah, melalui jalur berbeda,” tuturnya.
Kepada generasi yang melanjutkan, semoga bisa bekerja optimal untuk mewujudkan visi dan misi bupati yaitu, masyarakat bahagia dan sejahtera.
Sebelum menutup sambutannya, Daryono berpesan, di era digital seperti sekarang, penting bagi pejabat dan ASN untuk terus mengikuti perkembangan teknologi agar tidak gaptek dan bisa memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
“Selalu bersyukur, kalau ingin jadi orang kaya jangan jadi pegawai negeri. Sebab pendapatan pegawai negeri ya seperti ini (terbatas),” pesannya.
Hal yang sama juga disampaikan purna tugas Camat Pringkuku, Suwoto.
Ia menyampaikan ucapan terimakasih khususnya kepada Bupati Indrata yang telah memberi kesempatan pelepasan di aula Pendopo Agung. “Selama menjadi PNS sejak Tahun 1994, tentu banyak kekurangan dan kesalahan. Untuk itu saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya,” kata Suwoto.
Selain itu, Suwoto berharap semoga setelah ia purna tugas, masyarakat di Kecamatan Pringkuku semakin bahagia dan sejahtera.
Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Aji menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas dedikasi dan pengabdiannya, kepada dua pejabat yang telah memasuki purna tugas.
“Matur suwun semuanya, kepada pejabat yang baru dilantik semoga sukses dan amanah dalam menjalankan tugas barunya,” kata Bupati Aji.
Sementara itu hadir pada agenda pelantikan, Ketua DPRD Pacitan, Arif Setia Budi, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, dan juga camat. (Red/yun)




