
Jbm.co.id-DENPASAR | Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai organisasi kemanusiaan memiliki mandat penting berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.
Mandat tersebut meliputi pelayanan kebencanaan, pembinaan relawan hingga pelayanan darah yang dijalankan melalui Unit Donor Darah (UDD).
UDD PMI Provinsi Bali sendiri merupakan salah satu unit pelaksana teknis (UPT) dibawah organisasi PMI Provinsi Bali yang secara operasional dipimpin oleh seorang Kepala UDD.
Seiring meningkatnya kebutuhan darah yang aman dan berkualitas, serta kompleksitas tugas PMI dalam pelayanan kemanusiaan, Pengurus PMI Provinsi Bali.
Rapat Pleno Pengurus PMI Provinsi Bali menetapkan dr. Ni Putu Candra Indriasari sebagai Kepala UDD PMI Provinsi Bali, pada 27 Oktober 2025.
Sebelumnya, dr. Candra menjabat sebagai Wakil Kepala UDD. Adapun posisi Kepala UDD sebelumnya dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt), Dr. dr. Anak Ayu Sri Wahyuni, Sp.KJ, yang merupakan pengurus PMI Provinsi Bali dan ditunjuk langsung oleh Ketua PMI setelah pejabat sebelumnya memasuki masa purna tugas.

Ketua PMI Provinsi Bali, I Gusti Alit Putra melakukan pelantikan dr. Ni Putu Candra Indriasari di Aula UDD PMI Provinsi Bali, Jalan Trengguli I No. 27 Denpasar, pada 27 Oktober 2025.
Turut hadir, jajaran pengurus, staf Markas, serta staf UDD PMI Provinsi Bali.
Dalam sambutannya, Alit Putra menyampaikan harapan agar dibawah kepemimpinan dr. Candra, UDD PMI Provinsi Bali dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan darah bagi masyarakat.
Sosok dr. Ni Putu Candra Indriasari bukanlah wajah baru di lingkungan PMI. Sejak tahun 2007, ia telah mengabdikan diri di UDD PMI Provinsi Bali dan berperan aktif dalam berbagai program kemanusiaan.
Dalam sambutannya, dr. Candra menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pengurus PMI Provinsi Bali serta seluruh rekan-rekan di Markas dan UDD.
“Ke depan, kami akan fokus memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan, memperluas kerja sama dengan lembaga pemerintah maupun swasta, serta melakukan edukasi tentang pentingnya donor darah melalui berbagai media. Kami juga akan memastikan seluruh proses pengelolaan darah tetap sesuai standar untuk menjamin keamanan dan kualitas darah bagi para pasien,” kata dr. Candra.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan UDD PMI Kabupaten/Kota dalam menjaga ketersediaan stok darah (buffer stock), meningkatkan efisiensi pelayanan dari logistik hingga distribusi, serta membangun komunikasi yang baik dengan komunitas pendonor agar kegiatan donor darah dapat menjadi rutinitas yang berkelanjutan.
PMI Provinsi Bali Terima Bantuan Kendaraan Operasional
Dalam kesempatan yang sama, PMI Provinsi Bali juga menerima bantuan kendaraan operasional dari PT Tristanisa Global Indonesia sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR).
Kendaraan tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan donor darah serta distribusi darah ke Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) yang bekerja sama dengan PMI Provinsi Bali.
Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Ketua PMI Provinsi Bali, I Gusti Alit Putra bersama jajaran pengurus di halaman UDD PMI Provinsi Bali.
Kerjasama antara PMI dan PT Tristanisa Global Indonesia ini telah terjalin cukup lama, dan diharapkan dapat terus berlanjut guna memperkuat pelayanan kemanusiaan di Provinsi Bali. (red/tim).




