Bupati Aji Dikenal Sebagai Figur Yang Sami’na WA Atho’na Dengan Ulama
"Di tengah era digital yang sarat gesekan, Pacitan menjadi contoh bagaimana sinergi antara pemimpin daerah dan para ulama dapat menjadi penopang ketenangan sosial"

Pacitan,JBM.co.id-Di tengah dinamika sosial dan politik yang kerap mewarnai berbagai daerah, Kabupaten Pacitan justru tampil sebagai salah satu wilayah yang tetap sejuk dan kondusif.
Di balik stabilitas itu, terselip peran penting Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro, yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan para ulama dan tokoh agama.
Kedekatan Bupati Indrata dengan kalangan Waliullah serta para kiai di berbagai penjuru Pacitan bukan sekadar hubungan formal antara pemimpin daerah dan tokoh masyarakat.
Interaksi yang terjalin disebut-sebut penuh kehangatan, kekeluargaan, dan saling menghormati. Dalam berbagai kesempatan, Bupati Indrata kerap sowan, berdialog, dan meminta nasihat kepada para ulama mengenai berbagai persoalan masyarakat.
“Pendekatan spiritual dan kultural inilah yang menjadi salah satu pondasi kuat terciptanya situasi aman, adem, dan jauh dari keributan di Pacitan. Nilai-nilai kebersamaan, kearifan lokal, serta bimbingan para tokoh agama turut memperkuat iklim harmoni yang selama ini dirasakan masyarakat,”terang Mas Aji, begitu ia akrab disapa, Ahad (13/12/2025).
“Di tengah era digital yang sarat gesekan, Pacitan menjadi contoh bagaimana sinergi antara pemimpin daerah dan para ulama dapat menjadi penopang ketenangan sosial,” sambungnya.
Kehadiran Bupati Indrata yang merangkul seluruh elemen, terutama para penjaga moral dan spiritual masyarakat, memberi warna tersendiri bagi perjalanan kepemimpinan di Bumi Pacitan.
Ke depan, masyarakat berharap hubungan baik ini tidak hanya terus terjaga, tetapi juga semakin memperkokoh Pacitan sebagai kabupaten yang damai, religius, dan rukun.(Red/yun).




