BeritaDaerahHukum dan KriminalKesehatanNasionalOpiniPemerintahanPendidikanPolitikSosial

Heboh Narasi Guru Diminta Tutupi Keracunan MBG, Badrul Amali: Itu Hoaks

"Masyarakat perlu berhati-hati dalam menerima dan menyebarluaskan informasi yang beredar di media sosial, terlebih ketika informasi tersebut menyangkut kebijakan publik dan mencatut nama kepala negara"

Pacitan,JBM.co.id-Belakangan ini, jagat media sosial diramaikan dengan beredarnya sebuah narasi yang mencatut nama Presiden Prabowo Subianto dan dikaitkan dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Narasi yang beredar dalam bentuk meme tersebut menyebutkan bahwa Presiden Prabowo meminta seluruh guru membuat perjanjian bermeterai untuk merahasiakan apabila terjadi kasus keracunan MBG di sekolah. Bahkan, dalam narasi itu disebutkan adanya ancaman pemberhentian terhadap kepala sekolah dan guru apabila persoalan tersebut dibesar-besarkan.

Narasi tersebut sontak memunculkan persepsi seolah-olah pemerintah melakukan tekanan terhadap insan pendidikan agar menutup-nutupi persoalan yang berkaitan dengan program MBG.

Namun, klaim tersebut ditegaskan sebagai informasi palsu atau hoaks.

Praktisi hukum terkemuka Pacitan, Badrul Amali, menilai narasi yang beredar tidak mencerminkan kebijakan maupun komitmen pemerintah dalam menjalankan program MBG.

Menurut Badrul, masyarakat perlu berhati-hati dalam menerima dan menyebarluaskan informasi yang beredar di media sosial, terlebih ketika informasi tersebut menyangkut kebijakan publik dan mencatut nama kepala negara.

“Transparansi informasi, tak mungkin presiden itu akan menekan masyarakatnya atau guru untuk melaksanakan sikap-sikap yang memaksa dan menekan. Itu tidak akan mungkin terjadi. Apalagi dilakukan presiden. Ini adalah hoaks dan bentuk penyesatan kepada masyarakat,” ujarnya, Ahad (13/9).

Badrul mengatakan, dirinya beberapa kali mengikuti perkembangan pelaksanaan program MBG yang merupakan salah satu program strategis nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menilai pemerintah justru menunjukkan komitmen untuk terus melakukan pembenahan, baik dari sisi kualitas makanan, distribusi maupun kandungan gizi yang diberikan kepada masyarakat.

“Presiden Prabowo selalu berkomitmen tinggi untuk meningkatkan kualitas MBG, memperketat distribusi, dan meningkatkan kualitas gizi makanan yang disajikan,” katanya.

Karena itu, Badrul meminta masyarakat tidak serta-merta mempercayai informasi yang dikemas dalam bentuk meme atau potongan narasi tanpa mengetahui sumber dan konteks pernyataan yang sebenarnya.

Menurut dia, persoalan informasi publik tidak semestinya disikapi dengan kepanikan, apalagi dengan menyebarkan kembali informasi yang belum teruji kebenarannya.

“Jadi sekali lagi ini dipastikan hoaks,” tukasnya.

Meme yang mencatut Presiden Prabowo.
Meme yang mencatut Presiden Prabowo.

 

Pentingnya Literasi Informasi

Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga ruang publik agar tetap sehat. Informasi yang menyangkut kebijakan pemerintah, dunia pendidikan, kesehatan, maupun keselamatan anak-anak semestinya diperiksa terlebih dahulu melalui sumber resmi dan terpercaya.

Masyarakat juga perlu membedakan antara kritik terhadap pelaksanaan sebuah program dengan informasi yang sengaja dibentuk untuk menimbulkan ketakutan atau persepsi tertentu.

Terlebih, penggunaan nama pejabat negara dalam sebuah meme tidak otomatis menjadikan isi informasi tersebut benar. Verifikasi terhadap sumber asli, konteks pernyataan, waktu kejadian, serta keterangan dari institusi terkait menjadi langkah penting sebelum sebuah informasi dipercaya maupun dibagikan.

Dengan demikian, ruang digital tidak menjadi tempat berkembangnya kabar yang menyesatkan, melainkan menjadi ruang publik yang mendorong keterbukaan, pengawasan, dan perbaikan kebijakan secara konstruktif.

Dalam konteks MBG, kritik dan evaluasi terhadap pelaksanaan program tetap diperlukan. Namun, kritik akan jauh lebih bermakna apabila dibangun di atas fakta, data, dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button