Tak Berkategori

Tirta Hita Buleleng Optimalkan Jaringan Pipa Dukung Penataan Praja Mandala Singa Ambara Rajal

Jbm.co.id-BULELENG | Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng memastikan keandalan distribusi air bersih tetap terjaga setelah penataan kawasan Titik Nol Kota Singaraja yang kini resmi bernama Praja Mandala Singa Ambara Rajal.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembenahan dan pengoptimalan jaringan perpipaan yang melintasi kawasan strategis tersebut. Penataan dilakukan dengan mempertimbangkan fungsi jaringan sekaligus menjaga estetika kawasan yang telah ditata.

Direktur Utama Perumda Tirta Hita Buleleng, I Made Lestariana mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng yang telah merealisasikan penataan kawasan Praja Mandala Singa Ambara Rajal, Jumat, 14 Agustus 2026.

Menurut Lestariana, penyesuaian jaringan pipa dilakukan secara cermat agar tidak mengganggu infrastruktur kawasan yang sudah dibangun.

“Kami mendukung penuh penataan kawasan Titik Nol Kota Singaraja sejak awal melalui pembenahan jaringan pipa yang melintas di kawasan ini. Penataan dilakukan agar terjamin keandalan jaringan perpipaan kita dan tidak merusak infrastruktur kawasan yang sudah tertata rapi,” kata Made Lestariana.

Pasokan Air Mengandalkan Mata Air Mumbul

Lestariana menjelaskan, pelayanan air bersih di kawasan Kota Singaraja saat ini terutama mengandalkan pasokan dari Mata Air Mumbul.

 Air dari sumber tersebut dipompakan menuju reservoir di kawasan Tegalsari dengan jaringan yang melintasi Praja Mandala Singa Ambara Rajal sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

Pasokan juga diperkuat dari sumber Bantang Banua yang masuk melalui Jalan Veteran. Seiring dengan penataan permukaan jalan di kawasan tersebut, Perumda Tirta Hita Buleleng melakukan pengopelan dan pemindahan sejumlah titik jaringan pipa. Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan jaringan dengan kondisi kawasan yang telah ditata.

Kedepan, Perumda Tirta Hita Buleleng juga menyiapkan sistem pemeliharaan prediktif atau predictable maintenance. Sistem tersebut mencakup pemantauan usia teknis pipa serta pemetaan titik-titik valve atau katup.

Dengan pola pemeliharaan tersebut, perbaikan dan perawatan jaringan diharapkan dapat dilakukan secara berkala dengan lebih terencana tanpa mengganggu tampilan kawasan Praja Mandala.

Distribusi Air Kembali Normal

Lestariana mengakui proses pembenahan jaringan sempat berdampak pada penghentian sementara aliran air. Namun, setelah pekerjaan selesai, distribusi air bersih kembali berjalan normal.

“Untuk membangun sesuatu yang baik memang memerlukan sedikit pengorbanan di awal. Saat pengerjaan kemarin aliran air sempat kita hentikan sementara. Namun kini kawasan Titik Nol sudah selesai ditata dengan sangat bagus, dan distribusi air bersih pun kembali normal serta stabil untuk dinikmati masyarakat dan kedepannya tidak ada lagi kendala yang berarti,” tutupnya.

Optimalisasi jaringan perpipaan ini menjadi bagian penting dalam mendukung penataan Praja Mandala Singa Ambara Rajal. Selain memperkuat keandalan layanan air bersih, langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kualitas infrastruktur kawasan tanpa mengurangi fungsi pelayanan kepada masyarakat. (ace).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button