Sambut 1 Muharam 1448 H, Kapolres Pacitan Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi dan Tingkatkan Ibadah
"Tahun Baru Islam bukan sekadar penanda pergantian kalender, melainkan momentum refleksi diri untuk memperbaiki kualitas kehidupan, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun hubungan antarsesama manusia"

Pacitan,JBM.co.id- Menjelang datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah atau bertepatan dengan tahun 2026 Masehi, Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momentum pergantian tahun Hijriah sebagai sarana memperkuat persaudaraan, meningkatkan keimanan, serta menjaga suasana yang aman dan harmonis di Kabupaten Pacitan.
Menurut Kapolres, Tahun Baru Islam bukan sekadar penanda pergantian kalender, melainkan momentum refleksi diri untuk memperbaiki kualitas kehidupan, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun hubungan antarsesama manusia.
“Mari kita jaga Pacitan dengan lebih meningkatkan ikatan silaturahmi saat menjelang pergantian Tahun Islam,” ujar AKBP Ayub, Kamis (11/6/2026).
Ia menuturkan, semangat hijrah yang terkandung dalam peringatan 1 Muharam hendaknya menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk meninggalkan hal-hal yang kurang bermanfaat menuju kehidupan yang lebih baik, lebih damai, dan lebih bermakna.
Kapolres berharap masyarakat mengisi malam pergantian tahun dengan berbagai kegiatan yang bernilai ibadah, seperti doa bersama, dzikir, muhasabah, serta aktivitas keagamaan lainnya yang dapat semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Menurutnya, jika peringatan Tahun Baru Islam hendak dirayakan dengan berbagai kegiatan masyarakat, maka seyogianya dilakukan secara sederhana, penuh rasa syukur, serta tidak berlebihan. Kesederhanaan yang dibalut nilai-nilai spiritual justru akan menghadirkan keberkahan dan memperkuat rasa persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Perbanyak ibadah dan rayakan dengan penuh rasa syukur. Jangan ada agenda berlebihan,” pesannya.
Mantan Kasat Reskrim Polres Sidoarjo tersebut juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan selama rangkaian peringatan Tahun Baru Islam berlangsung. Dengan semangat kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial, masyarakat diharapkan dapat terus menjaga kondusivitas wilayah sehingga suasana damai dan sejuk tetap terpelihara.
Pergantian Tahun Baru Islam 1448 Hijriah diharapkan menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, menumbuhkan semangat berbagi, serta memperkokoh nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Pacitan dapat terus tumbuh sebagai daerah yang aman, rukun, dan penuh keberkahan bagi seluruh warganya.(Red/yun).




