
Pacitan,JBM.co.id- Di penghujung Bulan Rajab yang sarat makna, bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW, Bupati Pacitan Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro mengajak seluruh elemen, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk meneladani kemuliaan akhlak Rasulullah SAW dalam menjalani amanah kehidupan dan pengabdian.
Isra Mi’raj, bagi Bupati Pacitan, bukan sekadar peristiwa agung dalam lintasan sejarah Islam, melainkan pelajaran spiritual yang menautkan ketaatan, pengorbanan, dan cinta seorang hamba kepada Sang Pencipta. Dari perjalanan suci itulah, Rasulullah SAW menerima perintah sholat lima waktu, tiang agama yang menjadi fondasi disiplin dan keikhlasan umat.
“Perjalanan Rasulullah SAW menuju Sidratul Muntaha di tengah keheningan malam merupakan wujud pengorbanan sekaligus kecintaan yang tulus kepada Allah SWT. Dari sanalah lahir perintah sholat lima waktu, sebagai bekal spiritual bagi umatnya,” tutur Bupati, sebagaimana disampaikan melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Pacitan, Lutfhi Azza Azizah, Jumat (16/1/2026).
Melalui momentum Isra Mi’raj ini, Bupati berharap nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat bersemi dalam diri para ASN, tercermin dalam ketaatan menjalankan tugas, kejujuran dalam bekerja, serta ketulusan melayani masyarakat.
Di bawah naungan spirit Rajab yang meneduhkan, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pengabdian sejati bukan hanya perkara administratif, melainkan laku batin yang berpijak pada akhlak mulia dan tanggung jawab kepada Tuhan dan sesama.(Red/yun).




