BadungBeritaDaerahLingkungan HidupPendidikanSosial

Tanpa Omon-Omon, Tim 6 Media dan JP2S Perangi Sampah Plastik di Bali

Jbm.co.id-BADUNG | Tak bisa hanya lewat omon-omon (omong-omong atau bicara), perangi sampah plastik di Bali harus dengan aksi nyata.

Terlebih lagi, Tim 6 Media Bali dan Jaringan Jurnalis Peduli Sampah (J2PS) Provinsi Bali komitmen telah terbukti lewat aksi nyata di Pantai Kelan Kuta Selatan Badung, Selasa 25 Februari 2025.

Foto: Tim 6 Media Bali dan Jaringan Jurnalis Peduli Sampah (J2PS) Provinsi Bali komitmen telah terbukti lewat aksi nyata di Pantai Kelan Kuta Selatan Badung, Selasa 25 Februari 2025.

Tak tanggung-tanggung, Tim 6 Media Bali dan JP2S menggandeng  PT.Angkasa Pura Suport (APS), PT.Integrasi Aviasi Solusi (IAS) serta PT.Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Internasional Ngurah Rai serta sejumlah pemerhati lingkungan hidup dan awak media membersihkan sampah plastik di Pantai Kelan, Kabupaten Badung, Bali, Selasa, 25 Pebruari 2025.

Aksi ini merujuk pada Pergub Bali Nomor 97 tahun 2018 yang mengatur pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai. Aksi nyata seperti ini bukan kali pertama, karena sebelumnya, JP2S dan Tim 6 kerap melakukan tindakan serupa dengan menggandeng komunitas pemerhati kebersihan lingkungan di sejumlah destinasi wisata dan lokasi publik.

“Kegiatan bersih sampah plastik di Pantai Kelan ini masih dalam rangkaian Hari Peduli Sampah Nasional Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada tanggal 21 Februari 2025 dengan tema besar Kolaborasi Menuju Indonesia Bersih.

“Tak hanya omon-omon, tapi kami lakukan aksi nyata bersih sampah plastik di Pantai Kelan bersama komunitas Bandara Ngurah Rai Bali,” kata Ketua JP2S Bali juga Tim 6, Agustinus Apolonaris Klasa Daton.

Apollo menjelaskan, dalam konteks ini jaringan jurnalis peduli sampah sejak 2021 terus berkomitmen mendorong kesadaran masyarakat terkait sampah di Bali yang makin sulit dikendalikan.

Walaupun kadang jurnalis tidak terlibat secara langsung, tetapi tetap aktif mendorong melalui pemberitaan-pemberitaan untuk perilaku masyarakat terhadap sampah dan kebersihan lingkungan.

“Nah, seperti hari ini yang kita temukan di Kelan, memang di setiap musim barat itu selalu ada sampah kiriman. Tapi fakta hari ini di Pantai Kelan, ditemukan kebanyakan sampah-sampah plastik akibat ulah para pengunjung wisata Pantai Kelan yang membuang sampah sisa makanan dan minuman secara sembarangan di area pantai,” kata Apollo.

Menurut dia, disinilah kolaborasi antar jurnalis peduli sampah dan berbagai pihak agar mengubah perilaku mendasar masyarakat. Karena jika berbicara tentang bebas sampah di Bali, rasanya tidak mungkin. Tapi masyarakat bisa disadarkan agar memilah sampah dari sumber dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Jika kita sudah memilah sampah dari sumber maka persoalan sampah itu berkurang 50-70 persen. Kita harus apresiasi Gubernur Bali telah keluarkan regulasinya tentang pemilahan sampah dan sumber dan pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai,” kata Pimred Pos Bali.net ini.

Branch Manager PT.APS Cabang DPS Djoko Setyo P., menyampaikan hal serupa. Menurut dia, kegiatan positif bareng para jurnalis dan komunitas peduli lingkungan seperti ini harus kontinu. Tema Merawat Bumi membersihkan Sampah tepat dalam aksi ini.

“Ini merupakan kegiatan kami kesekian kalinya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Sebelumnya dilakukan di sejumlah destinasi wisata seperti di Sanur dan lainnya. Kedepan ini kami harap kontinu, karena sejalan dengan pemerhati lingkungan dan komitmen para jurnalis,” kata Djoko.

Djoko berharap kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan bagi yang berkunjung ke Pantai Kelan. Karena selain menemukan sampah kiriman akibat angin barat, banyak juga sampah plastik bekas makan dan minum yang berserakan di sini.

“Kami berharap dan mengajak para pengunjung ikut menjaga kebersihan dimanapun berada khususnya di Pantai Kelan,” tutupnya. (red/tim).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button