BeritaDaerah

Senyum Getir Sejumlah Guru Di Pacitan. Tak Pernah Dimintai Tanda-Tangan Sebagai Keabsahan Pencairan TPG

Kabid Tendik: Pencairan TPG Tak Perlu Tanda-Tangan, Guna Meminimalisir Terjadinya Pungli Oleh Oknum

Pacitan, jbm.co.id- Dibalik kebahagiaan keluarnya kebijakan pemerintah dengan pemberian tunjangan profesi guru (TPG) bagi guru bersertifikasi, rupanya masih terselip senyum getir dihati para guru penerima TPG tersebut.

Pasalnya, sejak kebijakan TPG itu digulirkan, para guru tak pernah dimintai tanda-tangan sebagai bukti keabsahan nilai tunjangan yang mereka terima setiap triwulan sekali.

Mereka banyak bertanya-tanya, kenapa kebijakan pemberian TPG tidak seperti penerimaan gaji yang harus membubuhkan tanda-tangan sebelum hak mereka itu masuk ke rekening masing-masing.

“(TPG) gak pernah dimintai tanda-tangan saat mau pencairan. Tidak seperti gaji.

Jadi tau-tau sudah masuk ke rekening. Berapa jumlah yang kita terima ya gak tau sebelum ngecek mutasi saldo di rekening masing-masing guru,” kata salah seorang guru pendidikan dasar di Pacitan berinisial JW, saat bertemu wartawan di sebuah pertokoan, Senin (23/12).

JW juga mengungkapkan, sampai hari ini baik TPG THR maupun TPG ke-13 dan juga TPG reguler triwulan IV, tak kunjung ada di rekening.

Padahal di pemberitaan media, banter dipublikasikan kalau hak para guru segera dicairkan.

Apa yang disampaikan JW tersebut, mengisyaratkan kalau proses pembayaran TPG masih dibutuhkan transparansi agar tidak memunculkan beragam spekulasi miring dari ribuan guru.

“Buktinya belum ada pencairan. Baik TPG ke 13 ataupun TPG THR. Demikian juga yang TPG reguler triwulan IV,” tutur JW sebelum masuk ke mobilnya.

Kabid Tendik, Diknas Pacitan, Rino Budi Santoso. (doc)
Kabid Tendik, Diknas Pacitan, Rino Budi Santoso. (doc)

Sementara itu Kabid Tenaga Pendidikan dan Kependidikan, Dinas Pendidikan Pacitan, Rino Budi Santoso menegaskan, memang terkait pembayaran TPG guru tak perlu ada pembuktian tanda-tangan dari guru calon penerima TPG.

Hal tersebut, sambung dia, sebagai antisipasi adanya dugaan praktik pungli yang dilakukan oleh oknum.

Dulu kala, ketika masih dilakukan pembayaran dengan manual sistem, konon banyak dimanfaatkan oknum untuk memotong hak para guru, dengan berbagai dalih.

“Sekaranga nggak perlu (tanda-tangan), kalau sudah benar jumlah yang diterima ya langsung di transfer ke rekening masing-masing,” terang Rino, terpisah.

Rino juga menegaskan, kalaupun ada guru yang mungkin ingin pembuktian terkait kebenaran jumlah bayar, pihaknya juga mempersiapkan data sesuai apa yang diterima para guru. “Kalau butuh klarifikasi, kami ada data kok. Silakan kalau mungkin dibutuhkan sebagai pembuktian kebenaran pembayarannya,” katanya.

Lebih lanjut, pejabat eselon IIIB ini mengatakan, terkait pembayaran TPG reguler triwulan IV, saat ini masih dalam proses. Meski, lanjut dia, akan terjadi carry over lantaran anggaran tidak mencukupi.

“Calon penerima TPG reguler triwulan IV sebanyak 2.558 guru plus pengawas. Dan tamsil sebanyak 1.555 guru. Mereka hanya akan menerima TPG Bulan Oktober dan November. Yang Desember carry over di tahun anggaran berikutnya,” pungkasnya. (Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button