BeritaDaerahPemerintahanPendidikan

Sekda Maulana Heru: “GEMAR PACITAN, Gerakan Menghidupkan Kembali Peran Ayah dalam Pendidikan Anak”

Pacitan,JBM.co.id- Di sela gelaran pencanangan inovasi bertajuk GEMAR PACITAN (Gerakan Ayah Mengambil Rapor), Sekretaris Daerah Pacitan, Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, tampak larut dalam kenangan masa kecilnya.

Matanya berbinar ketika ia menyampaikan apresiasi kepada Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro, atas lahirnya gerakan yang mengajak kembali para ayah hadir dalam perkembangan pendidikan anak-anaknya.

Bagi sebagian orang, mengambil rapor mungkin sekadar formalitas di sekolah. Namun bagi Heru, momen itu terasa begitu emosional. Ia mengenang ketika almarhum ayahnya selalu meluangkan waktu menjemput rapor, memberikan dukungan moral, dan menjadi figur penting dalam membentuk perjalanan hidupnya.

Tak berlebihan jika Heru merasa keberhasilannya meraih gelar doktoral hingga kini menduduki jabatan ASN tertinggi di daerah, juga merupakan buah ketelatenan sang ayah.

Di masa kini, menurut Heru, banyak ayah terjebak kesibukan pekerjaan sehingga kehilangan kesempatan kecil namun bermakna seperti menyempatkan diri hadir di sekolah. “Itulah mengapa inovasi GEMAR PACITAN terasa begitu menyentuh dan dianggapnya sebagai bentuk nostalgia positif,” ujarnya, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (18/12/2025).

Gerakan tersebut seakan mengembalikan tradisi lama yang mulai tergerus waktu. Di era terdahulu, ayah kerap menjadi pihak yang mengambil rapor, berdialog dengan guru, dan memantau perkembangan pendidikan anak.

Kini, gerakan ini ingin memantik kembali keterlibatan ayah, bukan sekadar menghadiri pembagian rapor, tetapi ikut terlibat dalam tumbuh kembang psikologi dan karakter anak.

Melalui GEMAR PACITAN, pemerintah daerah tak hanya menghidupkan budaya lama, namun juga mengirim pesan kuat tentang pentingnya kehadiran figur ayah dalam keluarga.

Sebuah ajakan sederhana, tetapi mampu menyentuh sisi emosional banyak orang tua. “Gerakan ini menjadi pengingat bahwa peran ayah tidak hanya mencari nafkah, namun juga memberikan dukungan emosional dan membangun kedekatan melalui momen-momen kecil yang penuh makna,” jelas Sekda Maulana Heru.

Inovasi ini pun diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain. Seperti halnya Heru yang memaknai momen pengambilan rapor sebagai penguat perjalanan hidupnya, GEMAR PACITAN diharapkan mampu membangkitkan semangat para ayah untuk kembali hadir secara utuh bagi putra-putrinya.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button