BeritaDaerahNasionalPendidikan

Rukmana Lulus UKW Utama Dewan Pers Bukti Profesionalisme Jurnalis Ditengah Studi Magister Hukum

Jbm.co.id-JAKARTA | Ditengah kesibukannya menyelesaikan studi Magister Hukum, Rukmana, jurnalis media Sudut Pandang berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Ia dinyatakan kompeten sebagai wartawan tingkat utama dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang difasilitasi Dewan Pers di Jakarta, Jumat-Sabtu, 12-13 Desember 2025.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan, Rukmana mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraihnya, Senin, 15 Desember 2025.

Foto: Rukmana, jurnalis media Sudut Pandang berhasil menorehkan prestasi, yang dinyatakan kompeten sebagai wartawan tingkat utama dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang difasilitasi Dewan Pers di Jakarta, Jumat-Sabtu, 12-13 Desember 2025.

Dari total 36 peserta UKW, ia dinyatakan lulus kompeten setelah melewati proses penilaian yang ketat dan menyeluruh.

Peserta UKW tersebut berasal dari berbagai organisasi profesi dan lembaga uji, antara lain Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Pewarta Foto Indonesia (PFI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) serta Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Rukmana juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pers dan PWI, khususnya kepada Direktur Lembaga Uji Kompetensi (LUK) PWI, Aat Surya Safaat, yang dinilainya objektif dan profesional dalam melakukan penilaian.

Ia menilai pengalaman dan rekam jejak Aat Surya Safaat sebagai Direktur Pemberitaan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA serta mantan Kepala Biro ANTARA New York menjadi nilai tambah dalam proses pengujian.

“Penilaian dilakukan sangat detail. Mulai dari penggunaan titik, koma dan kata sambung sesuai KBBI, semuanya diperhatikan. Terlebih untuk jenjang UKW Utama, aspek rapat redaksi, analisis pemberitaan, penerapan kode etik jurnalistik, penulisan tajuk rencana serta unsur-unsur lainnya dicermati secara mendalam oleh Pak Aat,” kata jurnalis asal Bandung yang mengawali kariernya di salah satu media komunitas di Kalimantan Barat pada 2006 silam.

UKW Dewan Pers

Wartawan yang akrab disapa Ade itu menambahkan, UKW menjadi pengalaman penting sekaligus pengingat bahwa profesi jurnalis menuntut ketelitian, kedalaman analisis serta komitmen tinggi terhadap etika jurnalistik.

Menurutnya, UKW yang difasilitasi Dewan Pers bersama lembaga uji merupakan instrumen strategis untuk memastikan wartawan memiliki kompetensi, integritas dan profesionalisme sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Hal terpenting dari UKW adalah implementasi menerapkan dari kode etik jurnalistik. UKW bukan sekadar tes pengetahuan, tapi untuk menguji pemahaman mendalam dan kepatuhan wartawan terhadap standar perilaku profesional, seperti objektivitas, kejujuran, kebenaran serta penghormatan terhadap privasi dan martabat manusia, yang menjadi landasan membangun kepercayaan publik dan menjaga integritas profesi jurnalis ditengah berbagai tantangan,” kata Ade yang saat ini menjabat Ketua Bidang Hukum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat.

Ucapan selamat atas capaian tersebut juga datang dari berbagai pihak. Salah satunya disampaikan oleh Humas Taipei Economic and Trade Office (TETO), Mepi Lin. “Selamat untuk Mas Ade yang lulus dengan hasil sangat memuaskan,” pungkasnya. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button