Dharma Self Healing, Refresh dan Recharge Mental Polisi Antisipasi Pelanggaran

Jbm.co.id-TABANAN | Sebagai pelindung, pengayom dan pelayan, terkadang polisi lupa untuk melindungi dan mengayomi dirinya sendiri, dikarenakan beban tugasnya, sehingga banyak terjadi pelanggaran.
Oleh karena itu, polisi perlu direfresh melalui program “Dharma Self Healing” yang diinisiasi oleh Kapolda Bali sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi pelanggaran oleh anggota.
Demikian mengemuka, saat acara Sosialisasi Program Kapolda Bali “Dharma Self Healing” oleh Tim buat Personel Polres Tabanan di GOR Debes Tabanan, Kamis, 13 Pebruari 2025.

Acara Sosialisasi Dharma Self Healing dihadiri oleh Kapolres Tabanan AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., Waka Polres Tabanan Kompol I Gede Made Surya Atmaja Putra, S.Sos., M.H., PJU Polres Tabanan, Kapolsek Jajaran Polres Tabanan dan Personel Polres Tabanan yang tersprin serta Wakil Ketua dan Pengurus Bhayangkari Cabang Tabanan.
Dalam sambutannya, Kapolres Tabanan AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., menyatakan, bahwa Sosialisasi Program Kapolda Bali “Dharma Self Healing” ini dilakukan, dalam rangka refresh dan recharge mental serta motivasi kerja seluruh Personel Polda Bali, khususnya Personel Polres Tabanan.
“Sosialisasi kegiatan program Kapolda Bali Dharma Self Healing dilatar belakangi oleh banyaknya pelanggaran yang terjadi pada anggota Polri, yang menunjukan bahwa anggota Polri membutuhkan keseimbangan antara dirinya sebagai seorang pemimpin, sebagai seorang anggota dan sebagai seorang suami/istri juga sebagai anggota masyarakat,” kata Kapolres Tabanan.
Terlebih lagi, lanjutnya Polda Bali dan jajaran memerlukan refresh dan recharge mental, fisik dan psikis untuk penguatan mental spiritual, dalam menghadapi situasi kondisi pasca pergantian tahun 2025 dan pasca pemilu serta pilkada serentak.
“Kepada personel dalam pelaksanaan tugas, terutama bila berhadapan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai tugas pokok kita sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta menjadi penegak hukum,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Sosialisasi Dharma Self Healing, Dr. Ketut Abid Halimi, S.Pd., I.M.Pd.C.Ht., didampingi oleh Ashabul Kahfi, Hendhy Satria, Ahmad Irham dan Dwi Novanto menyampaikan, bahwa kegiatan Sosialisasi Dharma Self Healing ini bertujuan memberikan penyegaran dan keseimbangan pikiran menguatkan hati, dan mental Personel Polri.
“Hal tersebut dilakukan, agar Personel Polri bekerja lebih produktif, inovatif, ikhlas dan terhindar dari pelanggaran serta menjadikan pekerjaan sebagai ibadah,” tutupnya. (red/tim).




