Bupati Pacitan Mantapkan Integrasi SMP–Madrasah Diniyah, Bangun Generasi Cerdas, Berakhlak, dan Tangguh Spiritual
"Madrasah Diniyah diposisikan sebagai pilar penting dalam membentengi generasi muda dari berbagai tantangan moral dan sosial di tengah derasnya arus globalisasi"

Pacitan,JBM.co.id-Pemerintah Kabupaten Pacitan semakin memantapkan langkah strategis dalam pembangunan sumber daya manusia melalui integrasi pendidikan formal Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan pendidikan keagamaan di Madrasah Diniyah.
Kebijakan ini menjadi ikhtiar visioner untuk menjawab tantangan pendidikan modern yang tidak hanya menuntut kecerdasan akademik, tetapi juga penguatan iman, takwa, dan karakter moral peserta didik.
Penguatan integrasi tersebut mengemuka dalam Rapat Finalisasi Integrasi SMP dengan Madrasah Diniyah Kabupaten Pacitan Tahun 2026. Forum ini menjadi penentu arah kebijakan sekaligus penegasan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Pacitan.
Dalam forum tersebut ditegaskan bahwa pendidikan yang utuh harus mampu membentuk keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kematangan emosional, dan keteguhan spiritual. “Madrasah Diniyah diposisikan sebagai pilar penting dalam membentengi generasi muda dari berbagai tantangan moral dan sosial di tengah derasnya arus globalisasi,” ujar Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro, dalam sambutannya, Kamis (15/1/2026).
Bupati menyatakan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program integrasi ini, karena sejalan dengan visi pembangunan pendidikan Pacitan yang berorientasi pada pembentukan karakter. “Sinergi antara SMP dan Madrasah Diniyah diyakini mampu memperkaya ekosistem pendidikan, sekaligus memperkuat peran nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan peserta didik,” jelasnya.
Rapat finalisasi ini diharapkan menghasilkan kesepakatan yang jelas, terukur, dan berkelanjutan, mencakup aspek kurikulum, kelembagaan, ketersediaan sumber daya manusia, hingga mekanisme pelaksanaan dan evaluasi program. Dengan perencanaan yang matang dan kerja sama lintas sektor, integrasi ini ditargetkan memberikan dampak nyata bagi kualitas pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat Pacitan.
“Finalisasi hari ini harus menjadi pijakan kuat bagi implementasi integrasi SMP dan Madrasah Diniyah secara berkelanjutan,”tegas Bupati Indrata dalam rapat tersebut, sebelum kegiatan secara resmi dibuka dengan pembacaan basmalah.
Rapat finalisasi dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan strategis, di antaranya KH. Luqman Harits Dimyathi selaku Pembina FKDT Provinsi Jawa Timur, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pacitan, para Camat se-Kabupaten Pacitan, jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Kepala KUA Kecamatan, Kepala SMP Negeri dan Swasta, Ketua Komite SMP, Ketua MGMP PAI, serta pengurus FKDT Kabupaten dan Kecamatan se-Kabupaten Pacitan.
Melalui program integrasi ini, Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap dapat melahirkan generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, berdaya saing, dan berakar kuat pada nilai-nilai spiritual, sebagai fondasi menuju Pacitan yang semakin maju, sejahtera, dan berbahagia.(Red/yun).




