
Jbm.co.id-DENPASAR | Komitmen Bank BPD Bali dalam mempercepat digitalisasi desa di Pulau Dewata semakin nyata. Melalui keikutsertaannya dalam ajang Bali Digital Innovation Festival (BALIGIVATION) 2025, bank milik daerah ini menegaskan peran aktifnya dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang inklusif hingga ke pelosok desa.
Acara yang berlangsung pada 8–10 November 2025 di Mall Bali Galeria dan Hotel Hyatt Regency Bali ini merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dan Pemerintah Provinsi Bali. Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah talk show bertema “Potensi Desa Go Digital untuk Pertumbuhan Bali yang Lebih Inklusif”, di mana Bank BPD Bali menjadi narasumber utama.
Kepala Divisi Pengembangan Digital Bank BPD Bali, A.A. Indraprasta Yasa, S.Kom., M.M., menjelaskan bahwa akselerasi digital di desa-desa Bali didukung penuh oleh kebijakan nasional.
“Bank BPD Bali berperan dalam penyiapan sistem transaksi digital, pengembangan ekonomi digital dan pengembangan pariwisata digital,” kata Indra, Senin, 10 November 2025.
Ia menambahkan, Bank BPD Bali telah berhasil mendorong implementasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) secara digital di seluruh Bali. Hingga saat ini, 504 desa atau 79% dari total 636 desa telah menerapkan Siskeudes Link, dengan nilai transaksi mencapai Rp677,5 miliar. “Tujuh kabupaten/kota sudah 100% menerapkan Siskeudes Link,” ungkapnya.
Tak hanya berfokus pada sektor pemerintahan desa, Bank BPD Bali juga memperluas inovasinya ke bidang pariwisata digital. Melalui platform atixbali.com, wisatawan kini dapat membeli tiket ke 50 destinasi wisata di Bali secara daring. Inovasi lain seperti E-Parkir dengan sistem gate terintegrasi VA, QRIS Dinamis, dan Balipay Card juga telah diterapkan di Pasar Anyar Buleleng dan beberapa titik jalan utama di Tabanan.
Selama perhelatan BALIGIVATION 2025, Bank BPD Bali menghadirkan booth interaktif yang menarik banyak pengunjung. Melalui berbagai permainan berhadiah, pengunjung diajak untuk mencoba langsung layanan digital seperti Balipay dan sistem pembayaran QRIS.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Bank BPD Bali untuk memperkuat inklusi keuangan digital di masyarakat. Dengan sinergi antara inovasi, literasi digital, dan partisipasi publik, BPD Bali membuktikan perannya sebagai motor penggerak transformasi digital menuju Bali yang inklusif, maju, dan sejahtera. (red).




