BeritaDaerahKesehatanPendidikan

Awas, Air Putih Bisa Memicu Gangguan Ginjal?

"Ginjal akan bekerja keras menyaring kelebihan air, dan berpotensi menyebabkan kerusakan"

Pacitan,JBM.co.id- Meminum air putih memang sangat penting untuk kesehatan. Namun bagitu, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, Daru Mustikoaji, bahwa konsumsi air putih berlebihan berdampak signifikan bagi kesehatan.

Adapun beberapa dampak negatif dari meminum air putih secara berlebihan satu diantaranya adalah Hiponatremia. “Kondisi ini terjadi ketika kadar natrium dalam darah menurun drastis, sehingga menyebabkan pembengkakan sel, kejang, koma, bahkan kematian,”kata Daru, dalam keterangan persnya, Kamis (25/9/2025).

Selain itu juga mengancam terjadinya pembengkakan sel. Daru menegaskan, Terlalu banyak air membuat darah encer, mengganggu keseimbangan elektrolit, dan bisa menyebabkan pembengkakan sel, termasuk otak.

Yang tak kalah bahayanya yaitu gangguan ginjal. Ginjal akan bekerja keras menyaring kelebihan air, dan berpotensi menyebabkan kerusakan. Gejala klinisnya lainnya seperti mual dan muntah.

“Kondisi ini sebagai gejala umum akibat ketidakseimbangan cairan tubuh. Tubuh akan merasa lelah dan otot lemah karena gangguan elektrolit.

Selain itu juga sakit kepala yang disebabkan oleh pembengkakan sel otak. Juga kram otot yang disebabkan ketidakseimbangan elektrolit seperti natrium dan kalium,”jelas dokter senior yang lama bertugas di RSUD dr Darsono ini.

Lebih lanjut, pejabat yang juga pegiat seni bela diri dari salah satu perguruan pencak silat terkemuka ini mengungkapkan, gejala kelebihan air putih akan terlihat pada urine yang jernih.

Warna urine yang bening bisa menandakan konsumsi air berlebihan. Gejala lainnya, sering buang air kecil, lebih dari 6-8 kali sehari. Hal ini bisa menjadi tanda overhidrasi. “Tangan dan kaki juga menjadi bengkak sebagai akibat penumpukan cairan,” tutur Daru.

Lantas bagaimana menurut anjuran medis meminum air putih yang tepat? Menurut Daru konsumsilah air putih sesuai kebutuhan.

Umumnya 2 liter (8 gelas) sehari untuk orang dewasa, tapi bervariasi tergantung aktivitas dan kondisi tubuh.

“Semoga penjelasan ini bisa membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi air putih yang seimbang,” pungkasnya.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button