BeritaDaerahHukum dan Kriminal

Sewakan Properti, Imigrasi Singaraja Deportasi WNA Australia Pemegang Izin Tinggal Kunjungan

Jbm.co.id-BULELENG | Dua orang WNA atau Warga Negara Asing berkebangsaan Australia berinisial PNL laki-laki (62) dan RAL perempuan (60) diberikan tindakan tegas berupa deportasi oleh Kantor Imigrasi Singaraja Kanwil Kemenkumham Bali.

Kemudian, kedua WNA tersebut dideportasi dengan pendampingan ketat oleh petugas Kantor imigrasi Singaraja melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Sebelumnya, kedua WNA  berhasil diamankan oleh Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian atau Inteldakim Imigrasi Singaraja dalam Patroli Pengawasan Keimigrasian.

Advertisement

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan Tim Inteldakim dan bukti-bukti yang ada, pasangan PNL dan RAL terbukti telah melakukan penyalahgunaan izin tinggal berupa bisnis penyewaan properti. Padahal, mereka tercatat sebagai pemegang Izin Tinggal Kunjungan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Kepala Kantor Imigrasi Singaraja, Hendra Setiawan menyampaikan kedua WNA patut diduga berkegiatan tidak sesuai dengan izin tinggal yang dimilikinya dengan menyewakan properti. Sedangkan, mereka merupakan pemegang izin tinggal kunjungan.

“Terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh keduanya, kami kenakan pasal 75 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Atas dasar tersebut, terhadap yang bersangkutan kami kenai Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa pendeportasian dan penangkalan,” tegasnya.

Hendra juga menambahkan kedua WNA dideportasi melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai menggunakan maskapai Jetstar nomor penerbangan JQ126 Denpasar-Adelaide dengan tujuan akhir Adelaide, Australia.

Hal tersebut, lanjutnya sebagai wujud nyata penegakan hukum Keimigrasian di wilayah kerja Kantor Imigrasi Singaraja.

“Demi menjaga keamanan dan ketertiban, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk turut serta menyampaikan kegiatan atau aktivitas WNA yang tidak mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku atau dianggap dapat mengganggu dan meresahkan masyarakat ke Kantor Imigrasi Singaraja,” pungkasnya. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button