BadungBeritaDaerahPariwisataPemerintahanPolitik

Gandeng Partai Golkar, Bejo Melenggang ke DPRD Badung

Jbm.co.id-BADUNG | Tak harus anak pejabat atau keluarga politik yang bisa menjadi anggota legislatif, anak Nelayan pun bisa menjadi anggota Dewan.

Terbukti, muncul wajah baru yang menghiasi DPRD Kabupaten Badung yang seorang anak nelayan, yakni I Nyoman Sudana, S.Sos.

Pria kelahiran 12 Agustus 1975 asal Desa Kedonganan Kuta Badung ini sukses melenggang sebagai satu-satunya calon terpilih DPRD Badung dari Partai Golkar Daerah Pemilihan Kecamatan Kuta, dengan perolehan suara sebanyak 4.797 suara dengan mengalahkan 5 rivalnya.

Advertisement

I Nyoman Sudana yang akrab disapa Bejo ini baru pertama kali mencalonkan diri ke legislatif dan masih dibilang buta dalam dunia politik.

Banyaknya suara yang didapat dalam pemilu 2024 tak hanya karena menggandeng partai besar, akan tetapi rasa simpati masyarakat terhadap kepeduliannya pada para nelayan, sehingga dapat melenggang sebagai calon terpilih DPRD Badung periode 2024- 2029 dan akan dilantik pada 5 Agustus 2024.

“Saya hanya anak seorang nelayan dan tidak mengerti politik sebelumnya. Tapi, karena desa adatnya meminta saya menunggangi partai politik golkar makanya mau tidak mau anggap seperti perintah desa makanya saya mau ikut berpartai politik di partai Golkar. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga kepercayaan yang telah memilih dengan memperjuangkan untuk kepentingan masyarakat. Akan saya perjuangkan di forum resmi demi untuk kepentingan rakyat,” kata Bejo saat dikonfirmasi awak media media di Kedonganan, Kamis, 9 Mei 2024.

Ada beberapa permasalahan yang akan diusulkan dan diperjuangkan nanti, diantaranya masalah kemacetan, parkir, dan komunitas nelayan.

Permasalahan ini akan merangkul pemangku wilayah untuk diajak bicara dan mencari solusi sehingga kuta aman nyaman kondusif taraf ekonomi masyarakatnya meningkat.

“Kita ingin pariwisata yang agak anjok di kuta pasca covid menggeliat kembali. Untuk di Kedonganan, khususnya di Pantai Kedonganan, kita akan mengusulkan adanya breakwater (pemecah ombak) yang dulu sempat akan dibuat, yang memang itu adalah aspirasi masyarakat. Selain itu, masalah parkir juga akan kita rapikan, dimana akan diberlakukan kartu yang hanya bisa didapat di LPD dengan cara pemotongan tabungan warga tiap bulan, agar tidak ada lagi parkir liar,” imbuh pemilik Resto Kampung Seafood ini.

Selain itu, Bejo juga akan memperjuangkan terkait pengurusan ijin nelayan yang terkesan sedikit lama, karena kemungkinan faktor human error.

Bejo juga sangat berharap kepada partainya untuk dirinya bisa ditempatkan di komisi yang membidangi pariwisata. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button