BeritaBreaking NewsDaerahEkonomi & Bisnis

Pedagang Pasar Kidul Bangli Keluhkan Makin Banyaknya Pedagang Bermobil di Parkiran.

Jbm.co.id-BANGLI | Pedagang pasar yang berjualan di lantai dua Pasar Kidul Bangli mengeluhkan semakin banyaknya bermunculan pedagang yang mengelar dagangannya di atas mobil.

Maraknya pedagang bermobil menyebabkan omset penjualan pedagang di lantai dua Pasar Kidul Bangli menurun. Mereka semakin mengeluh, karena sampai siang hari pedagang bermobil masih juga menggelar dagangannya.

Hal itu menyebabkan pengunjung pasar yang membeli bahan-bahan sarana upacara sesajen terhenti di parkiran, seperti yang terjadi hari ini menjelang Hari Raya Kuningan, Kamis, 12 Januari 2023.

Beberapa pedagang yang ditemui namun enggan disebut namanya mengatakan, sudah dari enam bulan yang lalu keadaan ini berlangsung. Semua pedagang di lantai dua Pasar Kidul Bangli mengeluh dan menyayangkan keadaan ini.

Menurut para pedagang, pihak terkait dalam hal ini, Kepala Pasar berjanji akan menatanya, namun menurut para pedagang janji itu sebatas wacana saja.

“Janji Kepala Pasar akan ditertibkan, namun sampai saat ini masih saja ada yang mengelar dagangannya diparkiran,” keluh salah satu pedagang.

Pedagang yang ada di lantai dua Pasar Kidul Bangli berharap, pihak terkait tentunya Kepala Pasar dan Dinas Perdagangan lebih tegas dalam mengatur pengelolaan Pasar Kidul Bangli.

Sebagaimana diketahui, Pasar adalah sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) maka selayaknyalah dikelola secara profesional.

Kepala Pasar Kidul Bangli, Dewa Agung Adi Oka ketika diminta konfirmasi terkait keluhan pedagang di lantai dua Pasar Kidul Bangli membenarkan keluhan tersebut dan pihaknya sudah berkordinasi dengan OPD terkait, seperti Disperindag.

“Perencanaan sudah ada, namun terkendala los di lantai dua banyak yang bocor dan fasilitas belum tersedia dengan baik, makanya kami belum bisa memindahkan pedagang bermobil yang mengelar dagangannya di parkiran,” jelasnya.

Pihaknya berjanji setelah Hari Raya Kuningan ini, semua pedagang yang ada di bawah (parkiran) harus pindah keatas, termasuk pedagang canang,
supaya tidak ada lagi pedagang yang menggelar daganganya bak jamur di musim hujan.

Penataan Pasar Kidul Bangli terus digenjot, demi kenyamanan aktivitas jual beli masyarakat Bangli dan diharapkan kedepan pasar bukan hanya untuk berjualan dan berbelanja akan tetapi kedepanya pasar juga bisa di gunakan sebagai obyek wisata kuliner.

Adi Oka berharap, peran serta masyarakat ikut membangun Bangli supaya Bangli era baru betul betul dirasakan masyarakat Bangli (ST.Rencana).

Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button