BeritaBreaking NewsDaerahEdukasi & MotivasiKesehatan

Abai Bervaksin Rabies Akhirnya Warga Dusun Uma Anyar Taman Bali Kehilangan Nyawanya

Jbm.co.id-BANGLI | Kepala Dinas OPD PKP Kabupaten Bangli, Alit Parwata mengerahkan tim Vaksin dan Eliminasi anjing yang terindikasi Rabies atau anjing gila di Dusun Uma Anyar, Desa Taman Bali, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Senin, 19 Desember 2022.

Alit Parwata menugaskan Kabid Peternakan segera turun untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait hewan yang terjangkit penyakit Rabies dan telah memakan korban.

Kabid Peternakan, I Wayan Darsa didampingi Tim Puskeswan Kabupaten Bangli, selanjutnya menuju lokasi didampingi Bendesa Adat I Wayan Arka, S.Pd., Kelihan Banjar Adat, I Nyoman Sumadi, Kelihan Dusun Uma Anyar, I Ketut Darmada. Selain itu, turut hadir, Babinkamtikmas, Babinsa dan Pecalang Dusun Uma anyar.

Sebelum Tim bergerak menjalankan tugasnya, Kabid Peternakan Wayan Darsa memberikan pembekalan mengenai langkah-langkah yang perlu diambil dalam giat vaksin Rabies dan eliminasi pada anjing yang terindikasi terkena Rabies atau anjing gila.

“Berdasarkan kesepakatan Krama Adat Uma Anyar yang disampaikan oleh Kelihan Dusun pada kami selaku dinas yang membidangi, maka pada hari ini warga di Dusun Uma Anyar sudah siap untuk memvaksin anjing peliharaannya,” katanya.

Menurut Kelihan Dusun Uma Anyar, Desa Taman Bali I Ketut Darmada, kejadian bermula tiga bulan yang lalu ada warganya digigit anjing, tetapi tidak melakukan vaksin yang akhirnya meninggal dunia dua hari yang lalu.

Pada saat itu, ada 3 warganya digigit anjing yang sama dan sudah disarankan untuk segera mencari vaksin ke puskesmas, tetapi hanya dua warga yang mengikuti sarannya, sedangkan, korban I Ketut Suardana 54 tahun tidak mau melakukan vaksin dengan alasan tidak apa-apa.

Menurut Putu Juliawan, anak pertama korban I Ketut Suardana, sebelum meninggal Bapaknya mengalami gangguan kencing, kakinya dirasa keram dari bibirnya terus meneteskan air liur dan nafasnya terdengar, seperti anjing meraung-raung.

“Smpat dirawat inap semalam di RSUD Bangli dan besoknya dipulangkan, tetapi setelah di rumah lagi kumat, begitu terus bolak balik sampai menghembuskan nafas terakhir pada 17 Desember dinihari yang lalu,” katanya.

Almarhum I Ketut Suardana meninggalkan istri I Ketut Dami dan dua orang putra yang sudah dewasa. Atas musibah ini, keluarga sudah ikhlas dan tabah menerimanya.

Tim vaksinasi dan eliminasi pada kesempatan tersebut memvaksin sejumlah 45 ekor anjing, 7 ekor kucing peliharaan, sedangkan anjing yang dieliminasi karena terindikasi sakit 4 ekor.

Kabid Peternakan, I Wayan Darsa menghimbau pada warga, agar peduli pada hewan peliharaanya dan rutin setiap tahunnya memberi vaksin, supaya tidak terjadi lagi musibah warga digigit anjing yang terjangkit Rabies. (surya).

Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button