BeritaBreaking NewsNasionalPeristiwa

Pengamat Apresiasi Gerak Cepat Polsek Parung Panjang Merespons Laka Lantas Tabrak Lari yang Sempat Viral

Jbm.co.id-PARUNG PANJANG | Minggu lalu, beredar di media sosial rekaman CCTV Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) di Parung Panjang dengan caption korban tabrak lari. Hanya beberapa jam setelah vidio tersebut beredar, anggota Unit Lantas Polsek Parung Panjang bergerak cepat menelusuri kebenaran isi video tersebut.

Kanit Lantas Polsek Parung Panjang, Ipda Wardi SH menerangkan, bahwa kejadian tersebut benar adanya seperti diterangkan dalam caption video. Korban kecelakaan tersebut adalah seorang pria penjual sayur dengan gerobak dorong. Masih menurut Wardi, di hari yang sama, sejak vidio tersebut beredar Unit Lantas Polsek Parung Panjang telah berhasil menemukan korban. “Kami mengunjungi korban dan memberikan sedikit bantuan pengobatan untuk meringankan beban,” kata Wardi, minggu lalu.

Kerugian korban diperkirakan sekitar Rp. 2 juta. Pelaku (pengemudi truk tronton) belum berhasil ditemukan, karena tidak ada satupun CCTV di sepanjang jalan Parung Panjang yang merekam nomor polisi, merk mobil atau petunjuk lain.
“Kasus ini masih terus diselidiki. Sejak minggu lalu, telah kami limpahkan ke Unit Gakum Polres Bogor,” kata Wardi.

Gerak cepat polisi merespons keresahan warga, seperti ditunjukkan Unit Lantas Polsek Parung Panjang mesti terus ditingkatkan, agar kepercayaan masyarakat terhadap Institusi Polri semakin meningkat. Hal ini ditekankan oleh Valentino Barus, aktivis hak-hak sipil dalam diskusi di Tebet, Jakarta Selatan.

“Selain di Parung Panjang, gerak cepat polisi merespons informasi dari warga juga terjadi di banyak tempat. Kita apresiasi peningkatan besar ini. Kita berharap warga semakin percaya pada Polisi berkat contoh-contoh baik tersebut,” kata Valentino.

Pegiat hak-hak sipil yang juga Waketum SOKSI tersebut, juga menganjurkan warga, agar berani juga melapor langsung ke Polisi, jika terjadi pelanggaran hukum. “Jangan menunggu viral terus. Sebelum upload ke medsos, warga juga harus berani melapor langsung ke kantor polisi terdekat,” sambung Valen. (Mario).

Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Related Articles

4 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button